Ketua Partai Nasdem Purwakarta Dicopot

Kini, posisi Rustandie di Purwakarta digantikan Onie S Sandy selaku pelaksana tugas (plt) Nasdem Purwakarta.

Ketua Partai Nasdem Purwakarta Dicopot
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: Kampanye Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Lapangan Titimplik, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Minggu (16/3). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

PURWAKARTA, TRIBUNJABAR,CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Jawa Barat (Jabar) mencopot jabatan Rustandie sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Purwakarta.

Selain sebagai pimpinan partai di Purwakarta, Rustandi juga dikenal sebagai anggota DPRD Jabar.

"Iya, pak Rustandie tidak lagi jadi ketua DPD Nasdem Purwakarta. Beliau digeser dulu ke DPW Nasdem Jabar," ujar Ketua DPW Nasdem Jabar Saan Mustofa melalui ponselnya, Kamis (8/12).

Kini, posisi Rustandie di Purwakarta digantikan Onie S Sandy selaku pelaksana tugas (plt) Nasdem Purwakarta. Pencopotan ini terbilang mendadak karena kata dia, DPW Nasdem Jabar butuh sosok Rustandie untuk mengelola partai. Disamping itu, kata dia, Agar Rustandie bisa fokus sebagai anggota DPRD Jabar.

"Digeser supaya pak Rustandie bisa fokus sebagai Anggota DPRD Jabar. Senin sampai Kamis di Bandung dan Jumat hingga Minggu bisa fokus di Purwakarta," ujar dia.

Menurutnya, Rustandie diproyeksikan sebagai calon bupati Purwakarta di Pilkada Purwakarta 2018. Meski begitu, ia bukan calon tunggal. Pihaknya masih menunggu kader Nasdem lain yang potensial di Purwakarta untuk maju di Pilkada Purwakarta.

"Pak Rustandie ini kan diproyeksikan calon bupati meski bukan calon tunggal dari Nasdem. Jadi memang harus fokus ke Purwakarta, mensosialisasikan diri tapi beliau juga harus fokus di DPRD Jabar," katanya.

Pihaknya membantah pencopotan Rustandie karena alasan politis. Seperti diketahui, Rustandie memposisikan diri sebagai lawan politik Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jabar.

"Wah enggak ada seperti itu. Kami partai mandiri dan tidk bisa diintervensi partai manapun," katanya. (men)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved