Kasus Pungli

Begini Pungli yang Dilakukan Oknum PNS dan Honorer di Pasar Palabuhan Ratu

Tim Saber Pungli Kabupaten Sukabumi menangkap dua pria pegawai pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Ilustrasi Pungli = Preman Birokrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

SUKABUMI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Tim Saber Pungli Kabupaten Sukabumi menangkap dua pria pegawai pemerintah Kabupaten Sukabumi. Seorang pegawai negeri sipil (PNS) dan seorang tenaga honor itu diduga melakukan pungutan liar (pungli).

Informasi yang dihimpun Tribun, kedua pegawai pemerintah yang ditangkap itu bernisial DR (43) dan SA (29). Keduanya ditangkap pada Selasa (6/12/2016). DR merupakan PNS kebersihan UPTD Pasar Palabuhanratu, sedangkan SA, tenaga honorer di dinas pasar.

"Keduanya ditangkap di area Pasar Palabuhanratu," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan melalui pesan singkat, Rabu (7/12/2016).

Dikatakan Yusri, tim Saber Pungli Kabupaten Sukabumi menangkap keduanya ketika meminta uang kepada pedagang kaki lima. Mereka meminta uang keamanan dan kebersihan di luar retrbusi sebesar Rp 2000 per kios dan per pedagang.

"Pungli itu dilakukan dua kali dalam satu hari jam 10.00 WIB dan 19.00 WIB, sedangkan untuk pedagang di dalam area pasar dipungut siang hari pada pukul 10.00 WIB," kata Yusri.

Dikatakan Yusri, petugas menemukan sejumah uang tunai dar kedua tersangka. Dari DR, petugas menyita uang tunai sebesar Rp 68 ribu. Uang itu hasil pungli dari PKL yang dilakukan pukul 19.00 WIB.

Sedangkan dari SA, kata Yusri, petugas menyita uang tunai sebesar Rp 96 ribu. SA mengaku uang itu merupakan uang parkir yang diambil dari jam 16.00 WIB sampai jam 20.00 WIB.

"Keduanya dikenakan pasal 423 KUHPidana‬. Tim masih mengembangkan kasus tersebut karena diduga ada aliran uang msuk ke pejabat UPTD pasar," kata Yusri. (cis)

Penulis: cis
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved