Minggu, 14 Juni 2026

Otoy: Kalau Ada yang Melihat Aksi, Kami Bacok!

Mereka melakukan perampokan di Biara Prater dan Padang Gurun Suster, Lembah Karmel. Tepatnya, di Kampung Panyirapan

Tayang:
Penulis: Dian Nugraha Ramdani | Editor: Ferri Amiril Mukminin
tribunjabar/dian nugraha ramdani
Para perampok tertangkap Polres Cianjur 

CIANJUR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepolisian Resor Cianjur meringkus lima orang dari delapan orang yang termasuk kawanan perampok. Polisi memamerkan mereka di ruang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur, Selasa (6/12/2016).

Mereka kerap beraksi membobol rumah-rumah kosong, atau rumah yang sedang ditinggal pergi oleh penghuninya. Selain itu, kawanan ini sempat merampok di tempat ibadah di Kawasan Sukaresmi.

Mereka melakukan perampokan di Biara Prater dan Padang Gurun Suster, Lembah Karmel. Tepatnya, di Kampung Panyirapan RT03/02 Desa Cikanyere Kecamatan Sukaresmi, Jumat 25 November 2016. Dua orang sekuriti dilumpuhkan, satu di antaranya dibacok di kepala bagian belakang.

"Mereka tak segan melukai siapapun yang menghalangi aksi mereka. Karena, selain ada banyak alat yang digunakan untuk mencongkel pintu rumah, ada juga sejumlah senjata tajam dan senapan angin," ujar Kasatreskrim, AKP Benny Cahyadi saat gelar perkara.

Kelima pelaku masing-masing berinisial HR (18), MAN alias Otoy (26), ED (36), JS alias Didin (20), dan Abid (20). Satu orang bernama Odog (30) ditembak mati karena melakukan perlawanan saat sedang ditangkap.

"Dua lainya yang merupakan otak di balik semua perampokan di lima tempat kejadian perkara masih dalam pencarian. Kami sudah mengantongi identitasnya. Sisanya, kami tangkap di kawasan Sukaresmi pada tanggal 03 Desember ini," ujar Benny.

Otoy, salah satu pelaku mengatakan, lima orang selalu beraksi sebagai eksekutor, dan tiga lainya berjaga di luar. Termasuk pada perampokan terakhir di lembah karmel. "Bawa senjata dan penutup muka. Kalau ada yang melihat, kami bacok," ujarnya di hadapan wartawan.

Dari semua perampokan yang dilakukan, mereka mendapatkan uang Rp 40 juta. Dengan demikian, ujar Otoy, setiap anggota komplotan mendapat Rp 5 juta. "Uangnya buat dipakai sehari-hari, buat biaya hidup anak dan istri," ujarnya.(ram)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
Live
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved