Di Pasar Ujungberung, Harga Cabai dan Bawang Merah Masih Tinggi

Harga komoditas cabai pada Minggu ketiga di bulan November ini masih terpantau cukup tinggi.

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Ferri Amiril Mukminin
TRIBUN JABAR/ FIRMAN WIJAKSANA
Salah seorang pedagang sayur di Pasar Guntur Ciawitali merapihkan barang dagangannya 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Harga komoditas cabai pada Minggu ketiga di bulan November ini masih terpantau cukup tinggi. Meski ada penurunan dibanding Minggu sebelumnya, namun harga cabai masih di kisaran Rp 65.000 per kilogramnya. Kenaikan yang masih terjadi untuk komoditas bawang merah.

"Cabai rawit merah atau cengek sekarang sudah mulai turun antara Rp 3.000 sampai Rp 5.000 per kilonya. Kalau sebelumnya Rp 70 ribu sekilo, sekarang ada yang Rp 67 ribu, ada yang sudah Rp 65 ribu per kilo, tergantung kualitas, kan ada yang bagus-bagus besarnya sama, tapi ada yang kurang," kata Siti Saodah, salah seorang pedagang sayur dan cabai di Jalan Cigending, Ujung Berunv, Jumat (18/11/2016).

Menurutnya, saat ini komoditas yang masih terus naik adalah bawang merah. Tiga hari lalu harga bawang merah masih Rp 46.000 per kilogram, saat ini sudah Rp 48.000/kilogram. "Tadi ada yang sudah turun Rp 45 ribu per kilo, tapi basah. Bawang yang agak kerinh masih Rp 48 ribu sekilonya," katanya.

Dari data  survei harga kebutuhan pokok dan barang penting lainnya di lima lokasi pasar Kota Bandung oleh Disperindag Jabar, dua minggu berturut-turut harga cabai terus naik.

Kenaikan harga  cabai rawit hijau naik sebesar 47,37%, dari semula Rp38.000 menjadi Rp56.000 per kg. Cabai rawit merah naik 21,53% menjadi Rp70.000 dari semula Rp57.600 per kg. Penurunan harga tertinggi adalah cabai merah biasa, turun dari semula Rp77.000 menjadi Rp73.000 per kg (5,19%).

Dikutip dari Portal Informasi Harga Pangan rata-rata di Jawa Barat pantauan Jumat 18 November 2016, harga cabai merah Rp 80.000/kg atau naik Rp 7.000 dari hari sebelumnya. Bawang merah Rp 45.000/kg atau turun Rp 4.000/kg. (tif)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved