Anak Sungai Citarum
Sungai Cikao Kondisinya Lebih Baik Tapi Perlu Penanganan Khusus, Kenapa?
Sungai Cikao jika dilihat dari aliran airnya memiliki potensi banjir. Itu bisa dilihat dari grafik Automatic Water Level Recorder (AWLR)
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Kisdiantoro
PURWAKARTA,TRlBUNJABAR.CO.ID-Sebagai satu-satunya sungai di Purwakarta yang bermuara di Sungai Citarum, keberadaan Sungai Cikao yang melintasi Kecamatan Darangdan, Sukatani, Jatiluhur, Purwakarta Kota dan Babakan Cikao kondisinya lebih baik dibanding anak Sungai Citarum lain di beberapa daerah.
Meski begitu, Direktur Pengelolaan Air Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur Harry M Sungguh menjelaskan, kondisi Sungai Cikao perlu penanganan khusus. Menurutnya, Sungai Cikao jika dilihat dari aliran airnya memiliki potensi banjir. Itu bisa dilihat dari grafik Automatic Water Level Recorder (AWLR), alat pencatat ketinggian air yang dipasang di sungai itu.
Data PJT II Jatiluhur seminggu terakhir, grafik tinggi muka air bervariatif. Seketika meninggi dan seketika menurun. Seperti halnya yang terjadi pada 9 November. Grafik menunjukkan bahwa tinggi muka air melondak drastis hingga ke ketinggian 400 cm namun seketika langsung turun ke 150 cm.
Lalu pada 11 November ketinggian air kembali meningkat pada ketinggian 300 meter dan lagi-lagi langsung menurun pada angka 150 cm.
"Di grafik terlihat air dengan cepat naik drastis dan cepat sekali turun. Artinya, itu menandakan bahwa kondisi lingkungan di sepanjang daerah aliran sungai itu mengalami perubahan," ujar Harry.
Ia mencontohkan, dengan ketinggian sungai mencapai 400 cm itu menandakan bahwa air dari Sungai Cikao masuk ke Sungai Citarum sebesar 90 meter kubik per detik.
"Itu angka tertinggi aliran air yang masuk ke Sungai Citarum. Normalnya di angka 20 meter kubik per detik," ujar dia.
Lantas, apakah kondisi itu normal, Harry menjelaskan angka itu relatif kecil dibandingkan dengan kondisi anak Sungai Citarum yang lain.
"Jika dibandingkan dengan anak Sungai Citarum yang lain itu masih bagus. Tapi tentu saja idealnya aliran air dari Sungai Cikao yang masuk ke Sungai Citarum sebisa mungkin harus selalu rendah," ujar dia.(men)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bendungan-utama-ir-h-juanda_20161114_124031.jpg)