Sabtu, 11 April 2026

Banjir Pagarsih

Petugas dan Warga Gotong Royong Tarik Bangkai Mobil di Sungai Citepus

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangkai mobil yang tersisa itu akan ditarik hingga ke lokasi yang dapat dimasuki oleh mobil derek

Penulis: dra | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADAN
Petugas dan warga sekitar bergotong royong menarik bangkai mobil Toyota Avanza yang ditemukan di Sungai Citepus RT 09/03 Kelurahan Nyengseret Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis (10/11/2016) 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah petugas bersama dengan warga sekitar bergotong royong menarik badan mobil Toyota Avanza bernomor polisi D 1599 QI yang hanyut di Sungai Citepus dari Pagarsih belakang kantor Kecamatan Astanaanyar di RT 09/04 Kelurahan Nyengseret Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis (10/11/2016).

Belasan orang baik dari petugas kepolisian, pemadam kebakaran, dan warga bersama-sama menarik bangkai mobil yang hanya tersisa bagian badannya saja. Menggunakan tali, petugas dan warga nampak cukup kesulitan menarik bangkai mobil tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangkai mobil yang tersisa itu akan ditarik hingga ke lokasi yang dapat dimasuki oleh mobil derek. Sejak dimulainya proses evakuasi, mobil derek tidak bisa masuk lantaran lokasi ditemukannya bangkai mobil tersebut merupakan kawasan padat penduduk.

Proses penarikan bangkai mobil dikomandoi oleh Kasi Pengamanan dan Penyelamatan (Pammat) Direktorat Sabhara (Dit Sabhara) Polda Jabar, Kompol Nana Sumarna. Mengenakan pengeras suara, Nana memberi aba-aba untuk menarik bangkai tersebut.

"Satu, dua, tiga tarik," ujar Nana kepada petugas dan warga yang menarik bangkai mobil tersebut.

Mobil avanza hitam bernomor polisi D 1599 QI ini ditemukan di Sungai Citepus yang letaknya di belakang kantor Kecamatan Astanaanyar di RT 09/04 Kelurahan Nyengseret Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.

Dibandingkan dengan lokasi mobil Grand Livina yang beberapa waktu lalu terseret banjir Pagarsih, lokasi ditemukannya bangkai mobil Avanza kali ini berada di kawasan padat penduduk. Bahkan, untuk mencapai lokasi sungai, harus melewati gang sempit di samping kantor Kecamatan yang hanya memiliki lebar 2 meter.

Lantaran kesulitan, petugas akhirnya memotong satu persatu bangkai mobil tersebut. (dra)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved