Sekda Jabar Siap Jalankan Operasi Tangkap Tangan untuk Cegah Pungli
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jabar, Iwa Karniwa mengatakan Pemprov Jabar serius untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli)
Penulis: M Zezen Zainal Muttaqin | Editor: Ferri Amiril Mukminin
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jabar, Iwa Karniwa mengatakan Pemprov Jabar serius untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Pemprov Jabar maupun di tubuh birokrasi lainnya di wilayah Jawa Barat.
Salah satu bidang yang menjadi perhatian Pemprov Jabar yaitu dugaan praktik pungli di bidang pelayanan publik serta perizinan. Iwa bahkan mengancam tak akan segan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap praktik pungli yang masih berjalan.
Dijelaskannya, guna memberantas pungli tersebut, Pemprov Jabar telah membentuk tim satgas sapu bersih pungli (saber pungli) di tingkat Provinsi Jawa Barat. Tim tersebut, kata Iwa, dibentuk oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melalui Surat Keputusan Gubernur No 700/Kep-1089-Inspt-2016 tentang Satgas Saber Pungli di Daerah Provinsi Jabar.
Pembentukan tim itu sekaligus menindaklanjuti terbentuknya tim saber pungli di tingkat pusat. Tim Satgas Saber Pungli tersebut terdiri dari Pemprov Jabar, Kapolda dan Kajati Jabar.
Usai pembentukan Satgas Saber Pungli tingkat Jabar, Sekda Jabar bersama Kapolda dan Kajati Jabar menggelar rapat koordinasi pertama untuk memulai rencana pembahasan teknis. Menurut Iwa, Tim Satgas Saber Pungli tingkat Jabar memiliki enam fungsi utama.
Enam fungsi dan tugas Satgas Saber Pungli tersebut diantaranya yaitu, pertama, membangun sistem pemberantasan pungli. Kedua, melakukan pengumpulan dan informasi dari pihak-pihak terkait dengan menggunakan teknologi informasi. Ketiga, mengkoordinasikan, merencanakan dan melaksanakan operasi pemberantasan pungli.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sekda-jabar-iwa-karniwa_20151012_114614.jpg)