Kasus Pembajakan Truk

Perlu Diwaspadai, Begini Para Pembajak Truk Menjalankan Aksinya

Kelima pelaku ini, merupakan sindikat pembajak truk dan kontainer di tol Cipali.

Perlu Diwaspadai, Begini Para Pembajak Truk Menjalankan Aksinya
TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHAN
Kelima pelaku pembajakan truk dan kontainer di Tol Cipali di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (7/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dony Indra Ramadhan

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Jabar meringkus MY, D, A, F, dan K. Kelima pelaku ini, merupakan sindikat pembajak truk dan kontainer di tol Cipali. Begini pelaku melakukan aksinya.

Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Nana Sudjana, mengatakan, setiap melakukan aksinya, pelaku kerap menyaru menjadi anggota polisi. Saat kondisi tol dirasa aman oleh pelaku, salah seorang pelaku mengganti pakaian dengan baju dinas polisi polisi lengkap.

"Selain mengganti pakaian dengan baju dinas polisi, mereka juga mengganti plat nomor kendaraan mereka menggunakan plat nomor polisi," ujar Nana kepada wartawan di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (7/11/2016).

Setelah itu, pelaku pun kemudian mencari truk atau kontainer yang menjadi sasarannya. Saat sudah mendapatkan targetnya, pelaku mengendarai mobil yang telah menggunakan plat nomor polisi palsu, mengejar targetnya.

"Setelah dikejar, pelaku memerintahkan truk menepi dan meminta sopir dan kernet untuk turun. Korban kemudian dibawa masuk ke mobil mereka, kemudian pelaku memborgol korban dan menutup mata korban dengan lakban. Kendaraan truk, lalu dibawa oleh pelaku dan korban dibuang di tempat lain," katanya.

Setelah pelaku menguasai truk, barang beserta truk tersebut diberikan kepada orang lain untuk dijual. Jajaran Subdit I Dit Reskrimum Polda Jabar, masih mengembangkan kasus ini untuk menangkap pelaku lain termasuk penadahnya.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh polisi saat ini antara lain pakaian dinas polisi lengkap berpangkat brigadir dan logo Polda Metro Jaya, satu buah senjata air soft gun, dua plat nomor polisi, tiga borgol, satu unit mobil avanza hitam, tiga unit sepeda motor sport, kartu ATM, dan buku tabungan. Kelima pelaku ini dikenakan Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

"Barang bukti kami amankan termasuk pakaian dinas polisi. Pakaian polisi ini mungkin sengaja dibeli oleh dia, sekarang kan banyak yang jual. Kalau plat nomor, dibikin sendiri juga," katanya.

Dengan adanya kejadian ini, pihaknya pun akan meningkatkan pengamanan patroli di sepanjang jalur tol yang ada di Jawa Barat. Selain itu, Nana pun berpesan kepada sopir atau truk untuk tidak sembarangan berhenti di tempat-tempat sepi.

"Memang dalam kasus seperti ini, seorang sopir harus betul-betul melihat. Jangan mudah percaya jika disuruh berhenti, lihat dulu kendaraannya, biasanya kalau patroli itu jelas kendaraan dinasnya, kalau bukan mobil dinas polisi, jangan berhenti," katanya.

Polda Jawa Barat membongkar sindikat pembajakan spesialis truk dan kontainer yang kerap terjadi di jalan tol Cipali. Sepanjang tahun 2016, lima orang pelaku berinisial MY, D, A, F, dan K yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa ini, telah melakukan aksi pembajakan truk sebanyak 12 kali. (dra)

Penulis: dra
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved