Pembangunan Bandara Kertajati

Begini Cara Pemprov Jabar Percepat Pembebasan Lahan Bandara Kertajati

Deddy Mizwar mengakui pembebasan lahan yang dilakukan selama ini berjalan lamban akibat sejumlah hambatan.

Begini Cara Pemprov Jabar Percepat Pembebasan Lahan Bandara Kertajati
TRIBUN JABAR / T MUH GUCI SYAIFUDIN
OPERASI RAMADANIYA 2016 -- Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, meninggalkan rapat koordinasi lintas sektoral menjelang Operasi Ramadaniya 2016 di Markas Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (9/6/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Zezen Zaenal M

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan guna mempercepat pembebasan lahan untuk Bandara Kertajati, Pemprov Jabar akan membentuk tim khusus.

Tim khusus itu terdiri dari unsur kepolisian, TNI, kejaksaan, dan pemerintah pusat.

Deddy Mizwar mengakui pembebasan lahan yang dilakukan selama ini berjalan lamban akibat sejumlah hambatan.

Pria yang akrab disapa Demiz tersebut menyebut tim khusus tersebut akan terbentuk pada pekan ini dan akan langsung merumuskan rencana kerja (action plan). Demiz menyebut pihaknya tak ingin proses pembebasan lahan Bandara Kertajati tersebut kembali terkatung-katung.

"Untuk mempercepat pembebasan tanah di sana, kita berkoordinasi dengan yang lain. Besok (hari ini) kami akan rapat bersama Kapolda Jabar, Pangdam III/Siliwangi, Kajati Jabar, Kepala BPN Jabar dan Bupati Majalengka terkait pembentukan tim tersebut," beber Demiz.

Demiz optimistis, tim yang akan dibentuk tersebut dapat mengatasi berbagai persoalan yang menghambat sehingga proses pembebasan lahan dapat berjalan lebih cepat. Selain itu, tim tersebut nantinya juga akan bertugas untuk melengkapi berbagai dokumen yang diperlukan guna mempercepat pembebasan lahan

"Pemilik lahan tidak menolak. Yang menolak justru adalah pihak-pihak yang tidak memiliki lahan. Makanya kita koordinasi dengan Kapolda, Pangdam dan Kajati," jelas Wagub. (zam)

Penulis: M Zezen Zainal Muttaqin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved