Breaking News:

Cerpen R Yulia

Lelaki Baik

IA lelaki baik. Kata kakekku, orang baik cepat mati. Tapi kuharap ia tak terlalu cepat mati.

Ilustrasi Lelaki Baik 

Entah apakah aku harus tersenyum atau bersedih. Kupandang wajahku di layar telepon genggam. Wajah yang memantul di sana sudah mati kemarin. Sudah dikubur hari ini. Kupilih nomor seseorang yang tertera dalam daftar kontak.

"Tiket untuk keberangkatanku esok ke Seoul sudah beres, kan? Bereskan juga uang santunan dan gaji untuk Setya. Berikut asuransi pendidikan untuk anaknya."

Aku akan mewujudkan kebahagiaan perempuan berpayung itu. Mendapatkan aku yang tampan, yang dicintainya, yang kerap diigaukannya. Mungkin hanya butuh beberapa hari di Seoul!

***

Editor: Hermawan Aksan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved