Indonesia Soccer Championship
Kim Kurniawan Ingin Bayar Kekecewaan Bobotoh yang Dilarang ke Manahan, Lewat Ini
Menurutnya kehadiran bobotoh akan menambah semarak duel klasik itu. Terlebih, bobotoh juga memberikan . . .
Penulis: Yudha Maulana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Gelandang Persib Bandung, Kim Kurniawan menyayangkan adanya larangan bagi bobotoh untuk hadir di Stadion Manahan, Solo dalam laga timnya melawan Persija Jakarta, Sabtu (5/11/2016) dalam pekan lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC).
Menurutnya kehadiran bobotoh akan menambah semarak duel klasik itu. Terlebih, bobotoh juga memberikan tenaga tambahan bagi Maung Bandung dalam menghadapi seteru abadinya itu.
Namun apa daya, kata Kim, keputusan tersebut bukan ada di tangan pemain.
PT GTS selaku operator turnamen mengimbau agar bobotoh tak hadir.
Hal itu dipertegas oleh pihak kepolisian setempat yang melarang bobotoh untuk hadir sebagaimana supoter Persija, Jakmania, yang dilarang hadir pada putaran pertama di Bandung.
"Ya sayang, sebenarnya pasti bakal lebih seru kalau banyak penonton, tapi mau bagaimana lagi," ujar Kim kepada Tribun, Jumat (4/11/2016).
Kendati begitu, Kim ingin membayar kekecewaan bobotoh yang tak bisa datang ke stadion lewat kemenangan. Apalagi Persib memiliki modal kepercayaan diri setelah menahan imbang PSM Makassar, Sabtu (29/10/2016) lalu.
Kim pun memiliki andil sehingga muka Persib terselamatkan dari kekalahan kelima beruntun pada laga away di putaran kedua."Harapannya kita bisa menang nanti," ucap pemain berusia 26 tahun itu. (dam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kim-kurniawan-instagram_20160723_141524.jpg)