Pungutan Liar
Pungutan Liar di Sekolah Karena Lemah dalam Pengawasan
Ya saya mendukung langkah wali kota. Ketegasan ini dapat menjadi langkah awal dalam menghentikan kebiasaan buruk di dunia pendidikan Kota Bandung
Laporan Muhamad Nandri Prilatama
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Wali Kota Bandung, M Ridwan Kamil, melakukan gebrakan dalam rangka mendukung program Presiden RI, Joko Widodo terkait pungutan liar. Ridwan Kamil memecat sembilan orang kepala sekolah mulai SD hingga SMP negeri di Kota Bandung, serta merekomendasikan lima kepala sekolah SMA negeri untuk diberhentikan, dan menskorsing lima kepala sekolah dasar.
Pemecatan para kepala sekolah ini mendapatkan apresiasi dari gerakan masyarakat peduli pendidikan (GMPP). Menurut Koordinator GMPP, Hary Santoni, tindakan yang dilakukan oleh Wali Kota Bandung dapat memberikan efek jera kepada para pelaku pelanggaran.
"Ya saya mendukung langkah wali kota. Ketegasan ini dapat menjadi langkah awal dalam menghentikan kebiasaan buruk di dunia pendidikan Kota Bandung," kata Hary saat dihubungi, Sabtu (22/10/2016).
Pemecatan kepala sekolah ini pula, kata Hary, mesti dibarengi dengan adanya proses hukum, sebab jika ditemukan adanya unsur pidana, lanjut dia, maka prosesnya mesti hingga ke pengadilan.
"Pendidikan di kami ini bukan hanya faktor kultur, tetapi lemahnya pengawasan bisa menjadi penyebab adanya tindakan pungli di sekolah-sekolah, sehingga seolah ada pembiaran pula dari Dinas Pendidikan Kota Bandung, menyebabkan tindakan ini merajalela," tulisnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wali-kota-bandung-ridwan-kamil-baju-putih_20161020_211847.jpg)