Sorot

Nasib Agus dan Noda Pemkot Bandung

NAMANYA Agus Setiawan. Sehari-hari Agus menjalani hidup di ruang sempit berukuran 2,5x2,5 meter persegi.

Nasib Agus dan Noda Pemkot Bandung
TRIBUN JABAR
Deni Ahmad Fajar, Wartawan Tribun. 

Oleh Deni Ahmad Fajar, Wartawan Tribun

NAMANYA Agus Setiawan. Sehari-hari Agus menjalani hidup di ruang sempit berukuran 2,5x2,5 meter persegi.

Selain ditempatkan di ruangan sempit, Agus juga tidak bisa bergerak bebas karena kaki kanannya dirantai.

Ruangan yang dihuni Agus, berada di belakang rumah orangtuanya, di Kampung Cipicung Girang RT 03/10, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.

Menurut laporan wartawan Tribun, ruangan tempat Agus berdinding dan berlantai semen dengan atap beberapa potong bambu berukuran besar.

Tanpa ventilasi dan penerangan lampu, Agus melakukan seluruh aktivitas sehari-hari, seperti makan, tidur, hingga buang air.

Agus terpaksa dirantai oleh keluarganya karena sejak berusia 14 tahun mengalami gangguan jiwa dan berperilaku kasar yang meresahkan warga sekitar.

Apa yang menimpa Agus tentu membuat kita prihatin. Apa yang menimpa Agus, juga seharusnya mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Bandung.

Pemkot Bandung sudah sewajarnya turun tangan menangani Agus, bila tidak kasus Agus akan menjadi titik noda yang merusak catatan panjang pencapaian prestasi yang diciptakan duet Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dan Oded M Danial.

Di bawah komando kepemimpinan Kang Emil, demikian Ridwan Kamil disapa, Bandung banyak berubah dan banyak mencatat prestasi.

Halaman
123
Penulis: Deni Ahmad Fajar
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved