Sabtu, 11 April 2026

Peparnas Jabar 2016

Warga Meragukan Peparnas Bakal Semeriah PON, Ini Komentar Wagub Jabar Deddy Mizwar

Iya kelihatannya agak timpang pada gelaran PON dan Peparnas ini. PON kan dibuka presiden. Tapi di Peparnas, Puan malah enggak jadi datang.

Penulis: M Zezen Zainal Muttaqin | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
LATIHAN PEMBUKAAN PEPARNAS - Sejumlah siswa berkebutuhan khusus mengikuti latihan untuk acara seremoni pembukaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jabar di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Rabu (12/10/2016). Pembukaan Peparnas XV/2016 yang akan berlangsung 15 Oktober 2016 akan menampilkan tarian kolosal dan pertunjukan musik yang melibatkan 140 siswa difabel dari 46 SLB yang akan berkolaborasi dengan 400 siswa SMK Negeri 10 Bandung, 140 tim paduan suara dan pemusik. 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah pihak menilai pelaksanaan Peparnas VX terkesan kalah meriah dibanding gelaran PON XIX lalu. Selain minimnya sosialisasi Peparnas, upacara pembukaan dan penutupan PON pun akan menjadi sorotan. Apakah upacara pembukaan Peparnas akan semeriah PON? Sejumlah pihak mengaku meragukannya.

Okky Saputra (22), warga Kiaracondong Bandung memprediksi gelaran Peparnas yang akan berlangsung mulai 15-24 Oktober ini tidak akan semeriah gelaran PON. Hal tersebut, kata dia, tampak dari sejumlah faktor.

Ia mencontohkan, bila pembukaan PON digelar di Stadion GBLA yang memiliki kapasitas 38 ribu tempat duduk, upacara pembukaan Peparnas digelar di Stadion Siliwangi yang memiliki kapasitas penonton lebih kecil.

Selain itu, upacara pembukaan PON digelar dengan sangat meraih dengan dibuka langsung oleh Presiden RI Jokowi. Sedangkan upacara penutupan PON pun tak kalah meraih dan ditutup langsung oleh Wapres Jusuf Kalla.

Berbeda dengan PON, upacara pembukaan Peparnas hanya dibuka oleh seorang menteri koordinator. Itu pun, beberapa hari menjelang pembukaan sang Menteri Koordinator PMK Puan Maharani yang dijadwalkan akan membuka Peparnas, urung datang karena menurut informasi tengah berada di luar negeri. Posisi Puan kemudian digantikan oleh Menpora.

"Iya kelihatannya agak timpang pada gelaran PON dan Peparnas ini. PON kan dibuka presiden. Tapi di Peparnas, Puan malah enggak jadi datang. Tapi mungkin ini karena Peparnas dinilai kalah gengsi dan gelarannya lebih kecil,"ujar Okky saat ditemui Tribun di kawasan Kiaracondong,Jumat (14/10).

Hal senada juga diungkapkan oleh warga lainnya, Hardiana (45), warga Kopo. Ia berharap gelaran Peparnas khususnya dalam upacara pembukaan dan penutupan Peparnas akan tetap meriah seperti halnya upacara pembukaan dan penutupan PON.

"Memang Peparnas kan pertandingannya tidak sebanyak PON,jadi mungkin gregetnya tidak wah kayak PON. Tapi bagaimana pun, Peparnas ini harus tetap meraih dan ramai karena ini tetap membawa nama Jabar sebagai tuan rumah," kata Hardiana.

Terpisah, Wakil Ketua PB PON/Peparnas Deddy Mizwar menjelaskan PON dan Peparnas merupakan dua ajang berbeda yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Pada pembukaan Peparnas tersebut, rencananya akan tetap ditampilkan pertunjukkan seni dan budaya dibalut kecanggihan teknologi diantaranya pertunjukkan video mapping dan permainan laser mengagumkan.

"Insya Allah saya kira meriahnya akan tetap sama dengan PON. Tapi dalam Peparnas ini kita tampilkan kekhasan tersendiri seperti penampilan para musisi dan senimal difabel," ujar Deddy Mizwar yang juga Wakil Gubernur Jabar tersebut.

Penyelenggaraan Peparnas XV di Jawa Barat ini akan mempertandingkan 13 cabang olahraga (cabor) yaitu cabor atletik, angkat berat, bola voli duduk, bulutangkis, renang, sepakbola, tenis meja, catur, goal ball, judo, tenis lapang, kursi roda dan bowling. Ada 620 medali yang akan diperebutkan para atlet difabel dari seluruh Indonesia.

Seperti PON, ujar Deddy, kontingen Peparnas Jabar juga menargetkan menjadi juara umum atau Jabar Kahiji.

"Kita berharap bisa meraih minimal 131 medali dari total 620 medali yang diperebutkan agar bisa meraih juara umum. Saya yakin kontingen Peparnas Jawa Barat bisa juara umum," kata Deddy. (zam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved