Breaking News:

Pergerakan Tanah

Pergerakan Tanah di Desa Banyuresmi Sumedang Kembali Terjadi dalam Sepekan Ini

Pergerakan tanah kembali terjadi di beberapa titik di Kampung Lampegan, Dusun Babakan Kondang, Kabupaten Sumedang

Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Dedy Herdiana

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ragil Wisnu Saputra

SUKASARI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pergerakan tanah kembali terjadi di beberapa titik di Kampung Lampegan, Dusun Babakan Kondang RT 09/03, Desa Banyuresmi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Rabu (12/10/2016). 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun, pergerakan tanah tersebut menyebabkan rekahan tanah dengan panjang 3,5 meter. Dan panjang rekahan mencapai 10 meter hingga 20 meter di berbagai titik. 

Kaur Perencanaan Desa Banyuresmi, Witana (35) mengatakan, sebelumnya di kampung tersebut juga pernah terjadi pergerakan tanah pada tahun 2015 dan awal tahun 2016. Pergerakan tanah tersebut mengakibatkan beberapa rumah warga rusak, pasalnya dinding temboknya mengalami retak-retak. 

Bahkan, kata dia, beberapa fasilitas umum seperti musala yang sering digunakan warga juga ikut ambruk. Warga Kampung Lampegan juga sudah mengevakuasi diri dengan meninggalkan kampung tersebut. Namun, masih ada 2 KK yang tetap bertahan disana. 

"Dulu juga pernah mengalami pergerakan tanah. Ini yang baru pergerakan tanahnya. Baru sekitar seminggu yang lalu. Mirisnya disini masih ada 2 KK yang belum pindah dari 11 KK yang ada," ujarnya saat menunjukkan lokasi pergerakan tanah kepada Tribun, Rabu (12/10). (raw)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved