Breaking News:

Bencana Alam

Ini Pengalihan Arus Akibat Jalur Utama Provinsi Jabar ke Jateng Lewat Banjar Terputus

Sebab jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Ciamis itu tidak bisa dilalui kendaraan . . .

ISTIMEWA/Dokumentasi Bidang Humas Polda Jabar
Sejumlah warga menyaksikan amblesnya jalan di jalur penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah di Jalan Brigjen M.Isha, Kota Banjar, Senin (10/10/2016). Akibat debit air Sungai Citanduy yang tinggi, jalan tersebut ambles dan saat ini tidak bisa dilalui kendaraan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

PANGANDARAN, TRIBUNJABAR.CO.ID - Akibat terputusnya Jalan Brigjen M Isha di Kota Banjar, kendaraan yang akan melintasi jalan penghubung itu dialihkan ke jalur alternatif.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, kendaraan yang akan ke Jateng menuju Jabar bisa melalui jalur Lancar/Selasari/Kalijati.

Sedangkan dari Jabar ke Jateng, kata dia, bisa melalui Tasikmalaya-Cimerak-Sindangsari/ Legok/Cikalong/Cikatomas.

"Untuk Ke Bandung bisa melalui Garut/Cianjur/Sukabumi bisa lewat Cimerak/Cikalong/Pameungpeuk, dan seterusnya," kata Yusri kepada Tribun melalui pesan singkat, Senin (10/10/2016).

Sedangkan akibat amblesnya Jembatan Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Yusri mengatakan, arus lalu lintas juga dialihkan.

Sebab jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Ciamis itu tidak bisa dilalui kendaraan dan mengakibatkan kemacetan hingga subuh tadi.

"Kami mengalihkan kendaraan yang akan menuju ke Banjar melalui jalur Pangandaran-Cimerak hingga ke Tasikmalaya," kata Yusri.

Kapolres Ciamis, AKBP Didi Hayamansyah, mengatakan, pihaknya memasang garis polisi di Jembatan Putrapinggan semalam. Hal itu dilakukan agar tidak ada kendaraan yang melintas.

"Kedalaman jembatan yang ambles mencapai 1 meter dengan lebar 8 meter dua arah ambles," ujar Didi melalui sambungan telepon, Senin (10/10/2016).

Pengalihan, kata Didi, juga dilakukan ke kawasan Langkaplancar. Jalur tu merupakan jalur alternatif Banjar-Pangandaran atau Pangandaran - Banjar. Namun pengguna jalan diharapkan bersabar lantaran diprediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan.

"Untuk yang mau ke Pangandaran melalui Tasikmalaya juga bisa, bisa lewat ke Cimerak," kata Didi singkat. (cis)

Penulis: cis
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved