Minat Baca Masyarakat Jawa Barat Masih Tinggi
Setiap harinya situs Bapusipda Jabar dikunjungi sekitar 1.000 pengakses setiap harinya.
Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ragil Wisnu Saputra
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepala Badan Perpustakan dan Arsip Daerah (Bapusipda) Jawa Barat sendiri, Nenny MK mengatakan, hampir mayoritas perpustakaan di wilayah Jawa Barat sudah menggunakan digital, salah satunya Bapusipda Jabar sendiri. Peralihan manual menjadi digital sudah dilakukan sejak tahun 2011 lalu.
"Tapi ini perlu dipromosikan dan ditingkatkan lagi dengan peran pustakawan yang memiliki kemampuan di bidang IT dan media sosial itu. Karena peranannya sangat penting," kata dia kepada wartawan di kantor Bapusipda Jabar, Kota Bandung, Jumat (7/10).
Bahkan masyarakat yang datang ke perpustakan terkadang sering mengacuhkan peranan pustakwan yang tengah bertugas. Padahal, kata dia, pustakawan tersebut dapat ditanyai karena memiliki pengetahuan tentang keperpustakaan.
Dengan kondisi tersebut, kata dia, pustakawan kini diharuskan memiliki kemampuan di bidang IT dan media sosial tersebut. Kini pustakwan tidak hanya terfokus dengan masalah buku dan tulisan saja, melainkan juga tidak kaku dalam pengelolaan media sosial.
"Contohnya di Bapusipda Jabar, disini sudah menggunakan IT bahkan sudah sesuai ISO 9001:2008. Artinya sudah standar internasional. Koleksi judul buku juga sudah banyak sekitar 8.900 judul dan sudah e-book," katanya.
Masyarakat Jawa Barat juga bebas mengakses dan mencari judul buku di Bapusipda. Bahkan, setiap harinya situs Bapusipda Jabar dikunjungi sekitar 1.000 pengakses setiap harinya.
"Dengan angka itu minat pembaca di Jawa Barat masih tinggi. Belum yang datang langsung atau kunjungan dari sekolah. Hari Sabtu dan Minggu juga banyak pengunjung. Apalagi di Perpustakaan yang ada di Gasibu," katanya. (raw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/hari-buku-baca_20160522_164223.jpg)