Senin, 13 April 2026

Bayi Kembar Gesya Meninggal

BREAKING NEWS: Ini Penyebab Meninggalnya Bayi Kembar Siam Gesya

Gesya dinyatakan meninggal, Jumat (7/10/2016) sekitar pukul 06.10 WIB.

Penulis: cis | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin, Ayi Djembarsari (tengah) beserta tim dokter memberikan keterangan tentang kematian Gesya Umaya Amadani, Jumat (7/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) merawat dua bayi bernama Gesya Ummaya Amadani dan Gisya Bizanty Ramadani. Gesya dan Gisya merupakan bayi kembar siam anak pasangan dari Syarif Maulana (24) dan Gina Gantina (19).‬

Gesya dinyatakan meninggal, Jumat (7/10/2016) sekitar pukul 06.10 WIB. Gesya mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU selama beberapa hari setelah menjalani operasi pemisahan pada 27 September 2016.

Lantas apa penyebab meninggalnya anak pasangan dari Kabupaten Ciamis itu? Tim Dokter Pemisahan Gesya dan Gisya, dr Rully Sitanggang, mengatakan penyebab meninggalnya Gesya akiibat gagal multi organ.

Menurutnya, bukan hanya satu organ tubuhnya yang tidak berfungsi dengan baik sehingga kondisi kesehatan Gesya menurun setiap harinya.

"Mulai dari ginjalnya, sistem syaraf pusat, sistem respirasinya, sistem faskulernya, dan jantung yang tidak berfungsi dengan baik. Walau sudah ada perbaikan," kata Rully kepada wartawan di RSHS, Jalan dr Djundjunan, Kota Bandung, Jumat (7/10/2016).

Rully mengatakan berbagai upaya dilakukan untuk menyelamatkan Gesya. Salah satunya pihaknya melakukan dengan memberikan bantuan pernafasan dengan mesin.

"Kami juga lakukan cuci darah, dan sudah kita lakukan semua selain suport obat-obatan yang baik buat jantung, ginjal, dan sistem lainnya. Tapi ternyata tetap tak bisa menolong," kata Rully.

Direktur Utama RSHS Ayi Djembarsari, mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan orangtua Gesya terkait dengan penyebab kematiannya. Orangtua dan sudah tahu persis kondisi Gisya dan sudah menerima mondisi terakhir.

"Orangtua Gesya juga tahu kami sudah melakukan segala upaya secara maksimal terutama pengobatannya," ujar Ayi. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved