Peparnas Jabar 2016
Tim Lompat Tinggi NPCI Jabar Mempertajam Teknik Lompatan
Menurut Insan, tinggal hitungan hari penyelenggaraan pertandingan Peparnas, pihaknya lebih mengasah . . .
Laporan Lutfi Ahmad Mauludin
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sembilan hari menjelang penyelenggaraan Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) XV, tim lompat tinggi Nasional Paralimpic Nasional Indonesia (NPCI) Jawa Barat lebih menekankan mempertajam teknik lompatan.
"Setelah 6 bulan berlatih, kini menyisakaan 9 hari lagi menjelang penyelengaraan dan kami siap tempur," ujar Insan Hadikusumah, pelatih tim lompat NPCI Jabar, usai melatih anak asuhnya di Lapangan Atletik GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (6/10/2016).
Menurut Insan, tinggal hitungan hari penyelenggaraan pertandingan Peparnas, pihaknya lebih mengasah teknik lompatan anak asuhnya. Karena untuk masalah latihan fisik sudah dilakukan sebelumnya, jadi tidak kini dominan.
"Peningkatan teknik anak-anak kini sudah pesat, dibanding dulu pas awal latihan, bisa dibilang masih rendah dan kini sudah bagus. Adapun atlet lompat tinggi sebanyak 8 orang," ujar Insan.
Pasalnya, kata Insan atlet lompat tinggi NPCI Jabar, 50 persen yang pernah berlaga di Peparnas Riau dan 50 persen lagi pendatang baru. Dalam penyelenggaraan pertandinga nomor lompat, kata Insan terdapat klasifikasinya, yakni tunanetra total, tunanetra low vision, amputi, dan tunagrahita.
"Kami menargetkan, tiga sampai 4 medali emas dari total 8 medali emas yang diperebutkan. Untuk lawan terberat pada Peparnas mendatang, ya Jawa Tengah, karen memang timnas NPCI berada di Jateng," ujar Insan. (cc)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/atlet-lompat-tinggi-npci-jabar_20161006_173400.jpg)