Bencana di Garut
Pencarian Korban Banjir Garut di Jatigede Gunakan Drone Basarnas
Drone yang dipakai nemiliki kemampuan khusus diantaranya jarak tempuh terbang 16 sampai 25 kilometer.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Kisdiantoro
GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pencarian korban banjir bandang Garut di Waduk Jatigede cukup menyulitkan tim SAR. Selain wilayah yang luas, tumpukan sampah juga menjadi kendala tim SAR.
Humas dan Protokol Basarnas Bandung, Joshua, mengatakan untuk mempermudah pencarian pihaknya menggunakan drone milik Basarnas Pusat. Drone menjadi alat bantu untuk pencarian melalui udara.
"Drone yang dipakai nemiliki kemampuan khusus diantaranya jarak tempuh terbang 16 sampai 25 kilometer. Dengan ketinggian bisa mencapai 10 ribu kaki dan mampu mengangkat beban 50 kilogram," ujar Joshua melalui pesan whatsapp, Rabu (28/9/2016).
Drone juga dilengkapi dengan Kamera untuk menyediakan visual agar memudahkan pencarian. Drone ini digerakkan dengan turbo jet engine untuk menggerakan sistem intermeshing rotor (dua baling-baling) yang berputar berlawanan.
Bahan bakar drone ini adalah avtur dengan kapasitas 28liter, dengan konsumsi bahan bakar 13 liter per jam. Harapannya dengan adanya drone ini bisa mempermudah pencarian. (wij)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/drone-milik-basarnas_20160928_130237.jpg)