Breaking News:

Bencana di Garut

BREAKING NEWS: Pakaian Sumbangan untuk Pengungsi Bencana Garut Sengaja Ditumpuk di Rusunawa

Camat memberi kebebasan kepada para pengungsi untuk memilih pakaian agar bisa lebih nyaman untuk digunakan.

TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA
Sejumlah anak-anak yang berada di pengungsian rusunawa Cilawu bermain di atas tumpukan baju hasil bantuan dari para donatur, Rabu (28/9/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

GARUT, TRIBUNJABAR.CO,ID - Puluhan karung berisi ribuan pakaian menumpuk di rusunawa Cilawu, Jalan Bayongbong yang menjadi lokasi pengungsian. Sejumlah pengungsi korban banjir bandang menimpa Garut pada Selasa (20/9/2016), pun memilih baju yang berasal dari sumbangan para donatur itu.

Ade Juandah (59), salah seorang pengungsi dari Lapang Paris, mengaku sangat bersyukur dengan berbagai bantuan yang diberikan berbagai pihak, Salah satunya pakaian yang menumpuk. Menurutnya, baju itu memang sengaja dibiarkan menumpuk oleh petugas untuk memudahkan warga memilih pakaian.

"Kalau disimpan di dalam karung nanti tidak akan kelihatan, Mana yang pas dan tidaknya. Kalau ditumpuk bisa gampang nyarinya. Nanti juga akan dicuci dulu," ujar Ade sambil menunjukkan pakaian yang dikenakannya berasal dari tumpukan baju tersebut, Rabu (28/9).

Ade menambahkan, selain pakaian bantuan untuk mengisi kamar di rusunawa sudah diberikan. Mulai dari kasur, bantal, selimut, kompor berikut gasnya. Hanya saja sejumlah peralatan dapur seperti alat penggorengan belum ada yang memberi.

"Mau masak juga pakai apa. Cuma ada kompor dan gasnya saja. Sekarang kalau mau makan tinggal minta ke dapur umum," ucapnya.

Camat Cilawu, Ahmad Mawardi, menjelaskan jika pakaian hasil bantuan itu memang sengaja ditumpuk. Pihaknya memberi kebebasan kepada para pengungsi untuk memilih pakaian agar bisa lebih nyaman untuk digunakan.

"Kalau kami yang pilihkan dan dibagi rata ke pengungsi nanti juga tidak dipakai. Jadi lebih baik ditumpuk. Setelah tidak ada yang mau pilih lagi, nanti bajunya akan dikumpulkan dan diserahkan kepada pengungsi yang lain," kata Ahmad. (wij)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved