Kota Bandung

Bus Bandros Akan Beroperasi dan Launching Kembali di Awal Oktober

Untuk selanjutnya, Emil pun menegaskan tahun depan akan memperbanyak unit Bandros melalui dana APBD

Bus Bandros Akan Beroperasi dan Launching Kembali di Awal Oktober
MUHAMAD NANDRI PRILATAMA
Bandung on The Bus (Bandros) masih belum beroperasi kembali dan tersimpan di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Sabtu (20/8/2016) 

Laporan Muhamad Nandri Prilatama

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Bandung tour on bus (Bandros) akan segera beroperasi kembali pada Oktober, dengan fisik Bandros hanya satu lantai. Wali Kota Bandung, M Ridwan Kamil mengaku akan melaunching ulang Bandros tersebut pada 9 Oktober.

Ridwan Kamil menjelaskan, jumlah Bandros yang akan beroperasi nantinya sekitar enam hingga delapan unit dengan rute-rutenya masih dalam tahap pengkajian.

"Nanti rutenya akan saya umumkan. Insya Allah awal Oktober, Bandros dapat berseliweran kembali di Kota Bandung dengan desain khusus," kata Wali Kota yang akrab disapa Emil di Pendopo, Selasa (27/9/2016).

Untuk selanjutnya, Emil pun menegaskan tahun depan akan memperbanyak unit Bandros melalui dana APBD, sehingga berharap tahun depan Bandros dapat memiliki sistem sebagai transportasi yang bisa melayani wisatawan-wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Emil juga menjelaskan soal alasan adanya launching ulang terkait Bandros. Menurut dia, Bandros sebelumnya memiliki rute yang tidak pasti atau berpindah-pindah. Selain itu, dari segi persuratan pun, kata Emil masih belum selesai. "Dulu itu kan pakai surat sementara. Tapi, saat ini persuratannya Insya Allah sudah selesai," ucap dia.

Sedangkan untuk perubahan dari Bandros dua lantai menjadi satu lantai, Emil mengaku untuk bus dua tingkat masuh harus ditunda untuk sementara. Sebab, dalam regulasi, lanjut Emil mesti memenuhi standarisasi, yakni dengan bobot berat lebih dari 20 ton.

"(Standarisasi) Beratnya itu harus lebih dari 20 ton, bus TMB saja beratnya itu hanya 15 ton. Padahal, jalan di Kota Bandung itu kecil-kecil. Tetapi, kami sebenarnya sedang mengkaji apakah dua lantai atau tidak. Jika bisa pakai dua lantai, kami pun akan mempertanyakan apakah mesti punya izin khusus ke Kemenhub?," jelasnya seraya menyebut Bandros dua lantai tetap beroperasi namun pada waktu tertentu, seperti pada arak-arakan Olimpiade. (ff)

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved