PON XIX Jabar 2016
Dua Medali Emas, Sejarah bagi Tenis Meja Jabar
Dadang mengatakan, dengan menyisakan dua nomor pertandingan lagi, ia berharap tim tenis meja Jabar dapat kembali meraih emas.
Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wisnu Saputra
JATINANGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sekertaris Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jabar, Dadang Sudrajat mengatakan, hasil dua emas yang diraih di PON XIX/2016 merupakan sejarah bagi tim tenis meja Jabar. Pasalnya, sejak tahun 1996, tenis meja Jabar paceklik medali emas.
"Menurut story, pada PON tahun 1996 itu hanya satu medali emas dinnomor tunggal putri saja. Sisanya paceklik, baru ini dapat emas lagi," kata dia di Graha Laga Tangkas Tenis Meja Jatinangor, Senin (26/9).
Dadang mengatakan, dengan menyisakan dua nomor pertandingan lagi yakni tunggal putra dna putri, ia berharap tim tenis meja Jabar dapat kembali meraih emas. Dengan begitu, ia menginginkan jika tenis meja Jabar bisa meraih medali umum.
"Saat ini DKI Jakarta yang memimpin 3 medali emas. Kalau Jabar dapat dua emas di dua nomor itu sekaligus, insyaallah dapat juara umum. Doakan saja," ujar Dadang.(raw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tim-tenis-meja-jawa-barat-ganda_20160926_185548.jpg)