Bencana di Garut
Alhamdulillah, Warga Garut Sudah Bisa Berobat ke RSU dr Slamet setelah 5 Hari Tutup
Mawardi bersyukur hari ini rumah sakit kembali dibuka. Ia mendapat informasi tersebut dari sejumlah media massa
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Kisdiantoro
GARUT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Warga hari ini akhirnya bisa kembali berobat ke RSU dr. Slamet setelah lima hari rumah sakit tak dapat beroperasional. Sejumlah poliklinik pun telah dibuka untuk memberi layanan kepada warga.
Mawardi (63), warga Kelurahan Suci Kaler, Kecamatan Karangpawitan, mengaku sempat kesulitan saat akan memeriksakan kesehatannya ke laboratorium di RSU dr. Slamet. Ia pun terpaksa harus pergi ke rumah sakit swasta.
"Harusnya hari Rabu itu saya periksa ke dokter. Tapi kan malah banjir dan rumah sakit tutup. Terpaksa hari Sabtu saya periksa ke RS Nurhayati," ujar Mawardi saat menunggu antrean di laboratorium RSU dr. Slamet, Senin (26/9/2016).
Mawardi bersyukur hari ini rumah sakit kembali dibuka. Ia mendapat informasi tersebut dari sejumlah media massa. Meski masih ada endapan lumpur di halaman rumah sakit, aktivitas pelayanan sudah bisa dilakukan.
Direktur RSU dr. Slamet, Maskut Farid, mengatakan semua pelayanan di rumah sakit telah berjalan normal. Mulai dari IGD, rawat jalan, rawat inap, sampai kamar operasi. Hanya saja untuk kamar operasi jika tak aman akan dirujuk ke rumah sakit lain.
"Untuk kamar operasi itu harus benar-benar bersih. Jika tak aman kami rujuk pasiennya," ucapnya.
Untuk pelayanan poliklinik, lanjut Maskut, hanya poli gigi yang belum bisa beroperasional. Pasalnya alat dental unit rusak. Pihaknya pun telah meminta bantuan dental unit.
"Kerugian yang kami data sekarang sampai Rp 50 miliar. Alat kesehatan yang rusak mulai dari radiologi, laboratorium, ICU, dan ipal," katanya. (wij)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/warga-bisa-berobat-ke-rsud-dr-slamet_20160926_135901.jpg)