Kamis, 30 April 2026

Anak Hilang

Ini Kata Guru-guru di SMA Negeri 10 Bandung Tentang Tesa yang Dilaporkan Hilang

Hal serupa diutarakan Evi Nuraida, guru bimbingan konseling (BK) SMAN 10 Bandung. Ia menuturkan, selama di sekolah . . .

Tayang:
Penulis: dra | Editor: Dedy Herdiana
ISTIMEWA
Tesa Tri Kurnia (16), siswi SMAN 10 Bandung yang dikabarkan hilang sejak Minggu (18/9/2016), saat ada kegiatan pentas seni di Gedung Rumentang Siang, Kosambi, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dony Indra Ramadhan

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Tesa Tri Kurnia (16) yang dikabarkan hilang, tercatat sebagai siswi kelas 2 jurusan IPS di SMAN 10 Bandung. Di mata guru-guru, putri pasangan Asep Nugraha (41) dan Lasmi Asih (36) ini dikenal sebagai siswi yang pendiam.

"Dia orangnya tertutup, enggak pernah cerita kalau ada apa-apa. Saya selalu kasih waktu buat anak-anak kalau ada yang mau cerita silahkan sama saya, tapi Tesa enggak pernah mau bicara," ujar Nining Yuningsih, Wali kelas Tesa kepada Tribun saat ditemui di SMAN 10 Bandung, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Selasa (20/9/2016).

Hal serupa diutarakan Evi Nuraida, guru bimbingan konseling (BK) SMAN 10 Bandung. Ia menuturkan, selama di sekolah pun, Tesa bukan anak yang bermasalah.

"Dari kelas 10 dia enggak ada catatan buruk bahkan sampai dipanggil orang tuanya. Karena anaknya pendiam, jadi enggak macam-macam, enggak ada pelanggaran yang dia buat selama sekolah di sini," katanya di tempat yang sama.

Pihak sekolah pun mengaku prihatin dengan hilangnya Tesa saat ada pertunjukan seni di Gedung Rumentang Siang pada Minggu (18/9/2016). Semenjak ada kabar hilang, pihak sekolah pun turut membantu mencari keberadaan Tesa.

"Malam hari saat Tesa dikabarkan hilang, kami memberi kabar semua siswa di setiap kelasnya. Kami juga mencari data teman dekatnya di kelas, kebetulan kemarin teman sebangkunya tidak masuk, kami datangi ke rumahnya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Tesa Tri Kurnia (16) hilang saat ada pertunjukan seni di Gedung Rumentang Siang, Kosambi, Kota Bandung pada Minggu (18/9/2016). Keluarga menduga Tesa menjadi korban penculikan pasalnya dari pesan-pesan yang diberikan oleh Tesa ke orang tuanya, Tesa nampak kebingungan.

Berbagai upaya dilakukan oleh keluarga. Bahkan, pihak keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jabar. Tadi pagi, dua orang dari unit PPA Polda Jabar mendatangi sekolah untuk meminta keterangan dari pihak sekolah. (dra)

Apakah Tesa punya teman dekat di kelasnya? Bagaimana pula prestasi akademis di sekolah? Selengkapnya bisa Anda baca di Tribun Jabar edisi cetak, Rabu (21/9/2016). Ikuti pula berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved