Headline Koran Tribun Jabar
Biopori Tak Terdengar Lagi
Gerakan sejuta biopori yang diluncurkan akhir 2013 di Kota Bandung tak terdengar lagi gaungnya.
Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Gerakan sejuta biopori yang diluncurkan akhir 2013 di Kota Bandung tak terdengar lagi gaungnya. Tak hanya itu, ratusan ribu lubang yang sempat dibuat bahkan sudah tak ada lagi. Sekalipun masih terlihat, lubangnya sudah tak lagi berfungsi karena tak pernah dirawat.
Di RW 07 Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, tak satu pun lubang biopori tersisa karena sudah tertutup perbaikan jalan. Tak hanya di Kelurahan Cibadak, biopori yang sempat dibuat di wilayah Sekeloa pun habis tak tersisa. Begitu pula di sekitar Kompleks Adipura, bahkan di sekitar Balai Kota Bandung.
Lenyapnya sebagian besar lubang biopori ini diakui Sofyan Hernadi, Kepala Sub-Bidang Program Evaluasi dan Pelaporan, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung.
"Saat pertama diluncurkan, targetnya sejuta lubang biopori. Tapi dari jumlah tersebut baru sekitar 250 ribu lubang yang dibuat. Lubang-lubang itu sebagian besar sudah tertutup kembali," ujarnya di Balai Kota Bandung, Kamis (15/9).
Kondisi itu makin parah karena belakangan masyarakat sudah . . . (tsm)
Waduh. .! Bagaimana tanggapan para pejabat yang terhormat dengan kondisi ini dan bukankah tak hanya biopori yang jadi program Pemkot Bandung? Baca selengkapnya di Tribun Jabar edisi cetak, Selasa (20/9/2016). Ikuti pula berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/hl-tribun-20-september-2016_20160920_102900.jpg)