PON XIX Jabar 2016
Tampil di Bawah Tekanan, Tim Voli Pasir Jabar 1 Tak Bisa Lagi Berharap Raih Emas
Kejar mengejar angka pun terus terjadi diantara kedua tim, selisih angka pun sangat tipis.
Laporan Cipta Pratama
BANDUNG,TRIBUNJABAR.CO.ID -- Harapan tim voli pasir putra Jawa Barat untuk meraih medali dalam gelaran PON XIX/2016 dipastikan pupus. Setelah, satu-satunya wakil mereka, yakni tim Jabar 1 yang diperkuat oleh pasangan Egi Gandana dan Rudi Herdiansyah, mengalami kekalahan dari tim DKI 2, Satrio Adhy Nugroho dan Wisnu Adhi Brata melalui drama rubber set 1-2 (22-20, 18-21, dan 11-15) di lapangan voli pasir venue SPOrT Jabar, Arcamanik, Minggu (18/9/2016)
Sempat unggul pada set pertama dengan skor tipis 22-20, tim Jabar 1 justru tampil di bawah tekanan lawan pada set kedua. Berkali-kali peluang tim Jabar 1 untuk menghasilkan poin terbuang percuma karena kuatnya pertahanan lawan.
Sebaliknya, tim DKI 2 yang kalah di set pertama, justru tampil mengesankan tanpa beban di set kedua, skema penempatan bola saat menyerang yang sangat cerdik berhasil mendulang angka di sepanjang laga.
Kejar mengejar angka pun terus terjadi diantara kedua tim, selisih angka pun sangat tipis. Namun keberuntungan tampaknya berpihak kepada tim tamu yang mampu mengkhiri babak kedua dengan skor 22-18. Kedudukan pun menjadi seimbang 1-1 bagi kedua tim
Babak perpanjangan (rubber set) menjadi langkah yang harus ditempuh oleh kedua tim, disini konsentrasi tim Jabar 1 seolah menghilang dan tampil jauh dari peforma terbaiknya kala menghadapi DKI 2 di pertemuan uji coba terakhir yang dilakukan di lapangan voli pasir Lodaya beberapa bulan lalu.
Tim DKI 2 semakin menekan melalui kombinasi spike dan placing bola yang akurat tanpa bisa dibentung tim Jabar 1. Berkali-kali pula, pemain tim Jabar 1, Rudi tidak dapat menyebrangkan bola kesisi lapangan tim DKI 2. Babak ini pun memaksa tim Jabar 1 harus menyerah dari lawannya DKI 2 dengan skor akhir 15-11. Jabar pun harus angkat koper lebih cepat dari pertandingan play off tersebut.
Menanggapi hasil tersebut, pelatih tim putra Jabar, Karsono mengaku kecewa, anak asuhnya tampil dibawah permainan terbaiknya.
Menurutnya dengan hanya menjadi satu-satunya wakil tim putra Jabar yang tersisa dan musibah cedera yang menimpa salah satu rekannya
tersebut mampu memberikan permainan yang terbaik dan memenangkan pertandingan, bukan sebaliknya.
"Saya sangat kecewa, tim Jabar 1 tampil dibawah tekanan lawan, padahal pada pertandingan uji coba sebelumnya, mereka dapat bermain secara meyakinkan. Ini jelas suatu kerugian bagi kami, dengan tampil di rumah dan dihadapan pendukung sendiri, kami gagal meraih prestasi. Dengan hasil ini, kami pun dipastikan gugur dari gelaran PON ini," ujar Karsono yang di temui Tribun seusai pertandingan di venue voli pasir. (dd)