Pembunuhan

Pegawai Hotel di Kota Cirebon Diduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap Polisi

Dia ditangkap dalam waktu 8 jam setelah ditemukan mayat. Berdasarkan hasil penyelidikan dari keterangan saksi terungkap bahwa DM diduga sebagai pelaku

Pegawai Hotel di Kota Cirebon Diduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap Polisi
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Illustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

CIREBON, TRIBUNJABAR.CO.ID  - Seorang karyawan hotel di Kota Cirbon ditangkap polisi. Pria yang belakangan diketahui berinisial DM (20) itu diduga telah melakukan pembunuhan terhadap Iman Santoso (44).

Informasi yang dihimpun Tribun, DM ditangkap pada Kamis (15/9/2016) sekitar pukul 23.30 WIB. Ia tertangkap setelah polisi menemukan seorang pria yang diduga menjadi korban pembunuhan.

"Dia ditangkap dalam waktu 8 jam setelah ditemukan mayat. Berdasarkan hasil penyelidikan dari keterangan saksi terungkap bahwa DM diduga sebagai pelaku," kata Kabid Humas Polda Yusri Yunus kepada wartawan melalui pesan singkat, Jumat (16/9/2016).

Pelaku, kata Yusri, ditangkap timsus Satreskrim Polres Cirebon Kota di tempat kerjanya. Berdasarkan keterangan sementara. ujar dia, pelaku memukul kepala korban dengan menggunakan batu cobek yang ada di dapur rumah korban.

"Peristiwa itu bermula ketika pelaku datang ke rumah korban," kata Yusri.

Adapun Kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Cirebon Kota. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga milik korban. Di antaranya, satu unit speda motor Vario Tekno, sejumlah uang, dan dua unit ponsel.

"Pelaku dikenakapan pasal 338 dan atau pasal 365 KUHPidana yang ancamannya hukuman penjara di atas lima tahun," kata Yusri.

Yusri menceritakan, kasus itu terungkap setelah petugas mendapatkan laporan tentang penemuan mayat di Jalan Parkit X nomor 50 RT 3/13, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (15/9/2016) sekitar pukul 15.30 WIB.

"Jasad korban ditemukan pertama kali oleh karyawannya," kata Yusri.

Diceritakan Yusri, karyawan warung milik korban mendatangi rumah korban untuk menyetor hasil penjualan bumbu. Namun sesampainya di rumah korban, kata Yusri, saksi melihat hal yang tak biasa.

"Pintu rumah korban tertutup tapi todak terkunci, kemudian dia masuk dan melihat kondisi korban dalam keadaan tewas di ruang tamu," kata Yusri. (cis)

Penulis: cis
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved