Sabtu, 11 April 2026

FILM

The BFG, Film yang Menginspirasi Keberanian dan Kebaikan

FILM The Big Friendly Giant atau The BFG dapat menjadi pilihan tepat bagi penikmat film bergenre fantasi petualangan.

Editor: Kisdiantoro
web
FILM The Big Friendly Giant atau The BFG dapat menjadi pilihan tepat bagi penikmat film bergenre fantasi petualangan. 

FILM The Big Friendly Giant atau The BFG dapat menjadi pilihan tepat bagi penikmat film bergenre fantasi petualangan.

Film arahan sutradara Steven Spielberg ini diadaptasi dari buku karya Roald Dahl yang berjudul The BFG.

Ruby Barnhill dan Mark Rylance pun digaet untuk menjadi tokoh utamanya. The BFG tak hanya memberikan sensasi petualangan bagi penikmatnya, melainkan juga komedi dan drama yang akan menjadikan jalan ceritanya tak terduga.

Film ini berkisah tentang seorang gadis (Sophie) yang diculik raksasa dari panti asuhan. Sophie yang diperankan Ruby Barnhill memulai petualangannya di Negeri Raksasa.

Raksasa yang diperankan Mark Rylance itu dikenal sebagai The BFG karena dia satu-satunya raksasa yang tidak memakan manusia dan lebih memilih makan buah dan sayuran.
Selain karena paling kerdil dibanding yang lain, hal tersebut membuat The BFG dikucilkan.
Kisah Sophie yang ingin mengubah nasib The BFG dan nasibnya pun dimulai.

Semua berubah ketika mereka berhasil menemui sang Ratu Inggris yang diperankan oleh Penelope Wilton.

Hal yang paling berkesan dalam film ini adalah pesan yang disampaikan melalui slogannya, yaitu dunia ini lebih besar dari yang bisa kau bayangkan.
Film yang dihadirkan untuk segala usia ini mampu membuat penontonnya terinspirasi, terutama dengan keberanian dan kebaikan hati Sophie.
Bukan hanya itu, film ini juga secara tak langsung memotivasi penontonnya untuk berani bermimpi dan mewujudkannya.
Film petualangan ini pun menyisipkan beberapa adegan komedi yang dapat mengocok perut penonton.
Adegan-adegan itu ditempatkan di bagian yang tak terpikir sehingga menambah keseruan film ini.

Tak hanya adegan, tetapi dialog para raksasa yang selalu berbelit, bahkan banyak salah arti menimbulkan gelak tawa tersendiri.
Perasaan penonton akan dibuat seperti naik roller coster ketika menonton film ini, sebab ceritanya yang cukup lengkap dari petualangan, fantasi, komedi, hingga drama benar-benar tak terduga dan karakter Sophie diperankan dengan sangat baik.
Namun, film ini memiliki kekurangan untuk sebuah film petualangan. Klimaks dari film ini kurang membuat greget.
Tidak ada perlawanan dari raksasa lain menjadikan film ini berakhir dengan terlalu mudah dan cepat.
Lalu, sungguh disayangkan ketika The BFG bahagia hidup sendirian di Negeri Raksasa, sedangkan raksasa lain di asingkan karena pesan itu tak bisa diterapkan di dunia nyata.

Manusia kan makhluk sosial. Film ini kurang menunjukkan sisi sosial manusia yang alamiahnya, karena Sophie dan The BFG diceritakan hidup dalam kesepian karena merasa berbeda dengan yang lainnya.
Walaupun begitu, film The BFG tetap dapat menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu luang bersama keluarga.
Selain bisa ditonton oleh segala usia dan tidak membosankan, film ini akan menyajikan berbagai perasaan yang campur aduk.
Sensasi petualangan Sophie pun akan memanjakan penikmat film fantasi. Apalagi bagi yang suka bermimpi, film ini sangat cocok dan akan memotivasi untuk mewujudkan mimpi tersebut. (tj1)

Identitas Film
Judul Film: The BFG
Sutradara: Steven Spielberg
Produser: Steven Spielberg
Produksi: Amblin Entertainment bersama Walt Disney Pictures
Pemeran: Ruby Barnhill, Mark Rylance, Penelope Wilton, Rebecca Hall.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved