Kunjungan Kerja

TNI Ajak Masyarakat Waspada Proxy War

PROXY war ini sebuah konfrontasi dua kekuatan dengan menggunakan cara lain atau diluar.....

Penulis: dra | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TRIBUN JABAR / DONY INDRA RAMADAN
Kepala Staf Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen Cucu Somantri usai mengisi acara dalam seminar kebangsaan di Gedung Satata Sariksa di Jalan Gudang Utara, Kota Bandung, Sabtu (3/9/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dony Indra Ramadan

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepala Staf Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen Cucu Somantri menyebut saat ini bangsa Indonesia tengah dihadapi ancaman proxy war. Tujuan dari proxy war ini, melemahkan bangsa diluar cara militer.

Cucu menuturkan, proxy war ini sebuah konfrontasi dua kekuatan dengan menggunakan cara lain atau diluar cara militer. Menurut Cucu, proxy war ini sesuatu hal yang tidak terlihat mana lawan mana kawan.

Hal itu dikatakan Cucu dalam seminar kebangsaan bertema "Membumikan Semangat Bela Negara Menghadapi Ancaman Proxy War" yang digagas Paguyuban Warga Jawa Barat (PWJB) di Gedung Satata Sariksa, Jalan Gudang Utara, Kota Bandung, Sabtu (3/9/2016).

"Proxy war itu metode perang tanpa senjata, tapi menyasar mental baik itu, SDM (Sumber Daya Manusia. Red), alam, maupun demokratis yang secara tidak sadar akan melemahkan bangsa," katanya.

Cucu mengatakan, saat ini, proxy war sendiri sudah mulai ada di Indonesia. Bahkan, ancaman proxy war ini sudah merambah ke generasi muda.

"Proxy war ini melemahkan bangsa, mempengaruhi generasi muda seperti narkoba, free sex, sampai malas sekolah.
Tujuannya agar tidak ada kemampuan untuk anak muda menjadi maju. Ini yang harus kita waspadai dan kita lawan," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved