Selasa, 7 April 2026

Pendidikan

Rektor Unjani Kukuhkan 3.419 Mahasiswa Baru TA 2016/2017 dalam Sidang Senat Terbuka

Mahasiswa baru tersebut terdiri dari 3.419 orang program sarjana, 69 program Diploma III, 21 program magister dan 200 orang profesi apoteker.

Editor: Dedy Herdiana
ISTIMEWA
Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Mayjen TNI Witjaksono MSc menyerahkan cenderamata kepada Kepala Dinas Psikologi Angkatan Darat (Kadispsiad), Brigjen TNI Dr Arief Budiarto DESS dalam acara Sidang Senat Terbuka di Gedung Sasana Krida kampus Unjani Cimahi, Selasa (30/8/2016). 

CIMAHI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Mayjen TNI Witjaksono MSc, selaku Ketua Senat Unjani secara resmi mengukuhkan 3.709 mahasiswa baru Unjani Tahun Akademik 2016/2017 dalam acara Sidang Senat Terbuka di Gedung Sasana Krida kampus Unjani, Cimahi, Selasa (30/8/2016). Mahasiswa baru tersebut terdiri dari 3.419 orang program sarjana, 69 orang program Diploma III, 21 orang program magister dan 200 orang profesi apoteker.

"Mahasiswa baru yang diterima tersebut berasal dari 10.075 orang pendaftar. Khusus untuk Prodi Profesi Apoteker, pada pertengahan bulan September 2016 ini Unjani akan menerima lagi sekitar 200 orang mahasiswa. Karena Prodi Profesi Apoteker menerima mahasiswa baru tiap semester," kata Wakil Rektor I Unjani Prof Dr Rahman Ardan drg MS Sp Pros, selaku penanggung jawab Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) TA 2016/2017, dalam rilisnya yang diterima Tribun, Jumat (2/9).

Sementara itu Mayjen TNI Witjaksono MSc dalam pidato akademiknya mengajak mahasiswa baru untuk bertransformasi dalam sikap, prilaku, dan pola pikir bersamaan dengan memasuki dunia perguruan tinggi, sebagai dunia pembelajaran orang dewasa. "Orang dewasa adalah orang yang sudah mempunyai konsep diri, yaitu kepribadian yang tidak bergantung kepada orang lain, sudah mempunyai kesiapan belajar yang diprioritaskan pada tugas-tugas perkembangan dan peran sosialnya, dan sudah mempunyai prospektif waktu untuk segera menerapkan apa yang telah dipelajari," ujarnya.

Disebutkan Rektor, mahasiswa Unjani harus memiliki ciri khas, yaitu jiwa korsa, semangat juang, pantang menyerah, memiliki nilai-nilai cinta tanah air, patriotisme, dan nasionalisme yang tinggi. Sikap kritis mahasiswa sebagai respons terhadap lingkungan sekitar harus disampaikan dengan sopan, santun, beretika dan beradab. "Jadilah mahasiswa Unjani yang luar biasa, yang memahami nilai-nilai ke-Achmad Yani-an yang berupa semangat kepahlawanan, sikap rela berkorban, pantang menyerah, berdisiplin tinggi, kesatria, berintegritas, nasionalisme dan loyalitas," katanya.

Selain itu, Rektor juga berpesan dan berharap kepada mahasiswa baru untuk mengedepankan integritas pribadi dalam setiap tindakan yang dilakukan, dapat mengembangkan ilmu pengetahuan yang ditekuni sehingga bermanfaat bagi masyarakat, berani menyuarakan kebenaran dengan cara yang ber-etika, dan berinisiatif tidak hanya untuk diri sendiri tetapi untuk kepentingan umum.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Kartika Eka Paksi Mayjen TNI (Purn) Adi Mulyono dalam pidato sambutannya mengarapkan semua mahasiswa baru merasa “bangga” menjadi mahasiswa Unjani. Selain itu juga diharapkannya semua mahasiswa baru dapat meningkatkan iman dan taqwa, berbakti kepada orangtua, rajin dan tekun dalam belajar, santun kepada dosen, senior, dan seluruh sivitas akademika, dapat menyelesaikan studi tepat waktu, serta dapat meraih prestasi yang membanggakan.

Dalam Sidang Senat Terbuka yang juga dihadiri jajaran pengurus Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP), ketua BPH YKEP-Unjani, para Guru Besar/Senat Unjani, sivitas akademika, undangan, dan Keluarga Besar (Alm) Jenderal Achmad Yani, itu menyajikan orasi ilmiah yang disampaikan Kepala Dinas Psikologi Angkatan Darat (Kadispsiad), Brigjen TNI Dr Arief Budiarto DESS. Melalui orasi ilmiah yang berjudul “Main Sepak Bola atau Kuliah Sains? Jalan Keberhasilan melalui Prestasi Akademis dan Kegiatan Kemahasiswaan”, Kadispsiad menjelaskan, bagaimana menjadikan kegiatan ekstrakurikuler sebagai komplementer dari kegiatan akademik agar dapat seiring sejalan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved