Sabtu, 11 April 2026

Gerakan Bestari Citarum

Aher Kecewa, Sosialiasi Percepatan Gerakan Bestari Citarum Cuma Dihadiri 8 Dirut Perusahaan

“Ini urusan penting ini urusan nilai kehidupan. Tidak sederhana. Kita tidak rela...."

Penulis: cis | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Ratusan pengusaha yang memiliki kepentingan terhadap anak sungai dan Sungai Citarum berkumpul di Graha Tirta Siliwangi, Jalan Lombok, Kota Bandung, Rabu (31/8/2016). Ratusan pengusaha itu akan mendengarkan paparan sosialiasi percepatan Gerakan Citarum Bersih Sehat Indah Lestari (Bestari). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, kecewa dalam acara sosialiasi percepatan Gerakan Bestari Citarum yang digelar di Graha Tirta Siliwangi, Jalan Lombok, Kota Bandung, Rabu (31/8/2016).

Sebab peserta yang hadir dalam acara tersebut kebanyakan hanya utusan perusahaan.

Pantauan Tribun, gubernur yang akrab disapa Aher itu sempat mengabsen satu persatu peserta yang hadir dalam acara tersebut.

Mengingat acara tersebut mengundang pengusaha dan pelaku industri yang berkepentingan terhadap daerah aliran Sungai (DAS) Citarum.

“Yang diundang (perusahaan) dalam acara ini silakan berdiri,” kata Aher.

Para peserta yang merupakan tamu undangan itu pun berdiri. Setelah itu Aher kembali bertanya kepada ratusan peserta yang hadir tersebut.

“Siapa yang datang ini merupakan direktur utama silakan berdiri,” kata Aher seraya menghitung hanya delapan peserta yang berdiri.

Aher pun kembali bertanya siapa saja jajaran direksi yang hadir dalam acara itu.

Terpantau hanya sekitar 16 peserta undangan yang terlihat berdiri. Ia pun langsung bereaksi melihat jajaran direksi yang hadir hanya segelintir orang.

“Sisanya berarti di bawah direksi. Tolong yang datang (utusan) sampaikan salam saya, pangdam, kajati, dansesko, kapolda, kapengti, kepada jajaran direksi yang tidak hadir,” kata Aher.

Di akhir penyampaiannya, Aher pun mengutarakan kepada para peserta jika acara serupa akan dilakukan kembali.

Ia berharap pada pertemuan selanjutnya dihadiri direktur, jajaran direksi, dan pemilik perusahaan.

“Ini urusan penting ini urusan nilai kehidupan. Tidak sederhana. Kita tidak rela masa depan hancur gara-gara lingkungan hancur,” kata Aher. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved