Wirausaha
Berbisnis dengan Hanya Mengandalkan Prinsip Laris akan Berbahaya!
Adalah bila berbisnis dengan menawarkan produk yang tidak benar, pasti akan terjebak sendiri.
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Kisdiantoro
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID- Berwirausaha atau berbisnis tidak bisa hanya berprinsip laris atau laku, tapi ada langkah-langkah, trik, atau cara yang benar sesuai etika berbisnis. Bisnia yang hanya sekedar ingin laku dan melegalkan segala cara dinilai tidak akan bertahan lama.
"Adalah bila berbisnis dengan menawarkan produk yang tidak benar, pasti akan terjebak sendiri. Termasuk berbisnis dengan mendapatkan sesuatu secara instan, ini bahaya," kata Dr Siantari Rihartono, Ketua Asikopti saat memberikan Keynote Speech dengan Tema "Etika Bisnis" pada acara Prosesi Milad Fikom Unisba Ke-33 & Launching Asikopti di aula Kampus Unisba, Jumat (5/8/2016).
Menurutnya, para calon pebisnis atau entrepreneur jangan terjebak dengan zona nyaman yang hanya mengandalkan produknya terlebih hanya berprinsip laris. Pebisnis harus kreatif agar produknya bisa tetap eksis. Selain itu,harus ditekannkan puka bahwa menjadi wirausaha bukan jalan pintas untuk menjadi kaya.
"Karena apapun yang dilakukan , kewirausahaan tidak dapat dibangun dalam tempo sekejap. Para mahasiswa yang ingin terjun ke dunia entrepreneur harus memperhatikan bahwa dalam berbisnis pun ada etikanya," katanya.(tif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/milad-fikom-unisba_20160805_184837.jpg)