Kongres Bahasa Daerah Nusantara
Kongres Bahasa Daerah Digelar untuk Menguatkan Jatidiri Bangsa
KONGRES ini dapat mengukir sejarah pelestarian bahasa daerah, guna memacu masyarakat.
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyelenggarakan Kongres bahasa daerah Nusantara di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (2/8/2016).
Peranan bahasa daerah Nusantara dalam mengokohkan jatidiri bangsa menjadi tema yang dikedepankan oleh Pemprov Jabar melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bersama Yayasan Kebudayaan Rancagé, serta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Pada acara tersebut, hadir Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.
Menurut Deddy, bahasa daerah sebagai bahasa pengantar dari bahasa nasional, sehingga momentum ini kata Deddy mesti dimanfaatkan dalam meningkatkan dan menguatkan kebudayaan daerah melalui suatu bahasa.
"Kongres ini sebagai kongres bahasa daerah yang pertama. Kami gelar kegiatan ini dengan harapan dapat mengunggah kesadaran dalam menyelamatkan bahasa daerah," katanya saat memberikan sambutan di depan para peserta kongres.
Di samping itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Dadang Sunendar, menyambut baik dan gembira terkait kongres ini.
Menurutnya, kongres ini dapat mengukir sejarah pelestarian bahasa daerah, guna memacu masyarakat dalam mempertahankan bahasa daerah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga ini menjadi awal dari kemajuan bahasa daerah yang ke depan tetap terus terjaga," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wakil-gubernur-jawa-barat-deddy-mizwar-saat-memberikan-sambutan_20160802_143453.jpg)