Sorot

Reklame Ilegal

PEMKOT yang mengeluarkan izin pemasangan reklame ini memiliki "pasukan" untuk merapikannya.

Reklame Ilegal
TRIBUN JABAR
Januar Pribadi H, Wartawan Tribun.

Oleh Januar P Hamel, Wartawan Tribun

KOTA Bandung heurin ku tangtung menjadi kenyataan. Bandung semakin padat penduduknya.

Kepadatan tersebut merupakan potensi bagi para pengusaha untuk menjaring pelanggan.

Untuk itu tentu saja butuh alat, satu di antaranya reklame. Media iklan luar ruang ini menyasar warga yang berkendara atau berjalan kaki di jalan-jalan.

Tengok saja persimpangan Jalan Buah Batu-Soekarno Hatta. Spanduk dan reklame menghiasi kawasan tersebut.

Iklannya bermacam-macam, ada iklan rokok, sekolah, properti dan lain-lain. Kondisi ini pun bisa dilihat di beberapa persimpangan di kota ini.

Reklame memang mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD).

Namun, jika tidak ditata akan memperlihatkan pemandangan yang kurang bagus.

Billboard-billboard, spanduk atau reklame jenis lain sering terlihat menumpuk, acak-acakan dan semrawut.

Tapi, tunggu dulu, Pemkot yang mengeluarkan izin pemasangan reklame ini memiliki "pasukan" untuk merapikannya.

Mereka adalah Satpol PP. Ternyata......

Selengkapnya, bisa dibaca di edisi cetak, Tribun Jabar, Senin (1/8/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Penulis: Januar Pribadi Hamel
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved