Teras

Nalar Presiden

DI era digital sekarang, bukan hanya pengamat yang mempunyai kompetensi sebagai analis politik

Nalar Presiden
ISTIMEWA / DOKUMENTASI PRIBADI FACEBOOK
Cecep Burdansyah, Pemimpin Redaksi Tribun Jabar. 


PRESIDEN Jokowi sudah merombak kabinet jilid kedua minggu lalu.

Seperti biasa, pasti akan muncul komentar dari publik, baik melalui media konvensional (cetak dan elektronik) maupun media sosial.

Di era digital sekarang, bukan hanya pengamat yang mempunyai kompetensi sebagai analis politik yang bisa berkomentar, publik awam pun mempunyai saluran untuk berkomentar, bahkan sekadar untuk berceloteh, melalui media sosial.

Pendapat dan pandangan pun menjadi semarak, cenderung riuh.

Tentu saja ada yang rasional, dalam arti mempunyai argumentasi yang bisa diperdebatkan secara akademik dan bertanggung jawab, ada juga yang emosional sekadar mengeluarkan unek-unek atau puja-puji.

Demokrasi memang sarat percakapan.

Dalam tata negara kita........

Selengkapnya, bisa dibaca di edisi cetak, Tribun Jabar, Senin (1/8/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline. 

Penulis: cep
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved