Hukuman Mati

Polri Ternyata Sudah Bertemu Haris Azhar Terkait "Curhat" Freddy Budiman

Dia menambahkan, hal itu sesuai dengan komitmen reformasi internal Polri.

Polri Ternyata Sudah Bertemu Haris Azhar Terkait
KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERA
TERPIDANA MATI -- Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman (38) tengah difoto oleh warga saat menghadiri rilis pengungkapan kasusnya. Dia masih mengendalikan peredaran narkoba dari dalam lapas. Rilis kasus Freddy diadakan di salah satu gudang miliknya di Mutiara Taman Palem, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2015). 

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar mengatakan, kepolisian menggelar pertemuan dengan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar.

Pertemuan ini terkait "curhat" terpidana mati kasus narkotika Freddy Budiman, Sabtu (30/7/2016), kepada Haris.

Freddy sendiri telah dieksekusi di Lapas Nusakambangan pada Jumat (29/7/2016) dini hari.

"Kami sudah ada pertemuan. Kalau konten tidak ada yang berbeda. Seperti suasana Pak Haris menerima informasi itu dari Pak Freddy Budiman dua tahun silam," kata Boy di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (31/7/2016).

Boy mengatakan diperlukan pengkajian yang mendalam atas informasi yang diceritakan oleh Freddy kepada Haris.

Terlebih, kata dia, informasi itu telah diperoleh Haris sejak dua tahun lalu.

"Kemudian kalau kita mau konfirmasi ke Pak Freddy, Pak Freddy sudah tidak ada," ucap Boy.

Menurut Boy, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memiliki prinsip untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

Dia menambahkan, hal itu sesuai dengan komitmen reformasi internal Polri.

"Penegakan hukum, masalah profesionalisme aparat, tindak pidana narkoba, itu menjadi prooritas bapak Kapolri," ujar Boy.

Sebelumnya, terpidana mati Freddy Budiman menyebut keterlibatan oknum Badan Narkotika Nasional, Polri, dan Bea Cukai dalam peredaran narkoba yang dilakukannya.

Freddy menceritakan semua kisah tersebut kepada Haris pada 2014. (KOMPAS.com/Lutfy Mairizal Putra)

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved