Ilmu dan Teknologi

Batan Sudah Aplikasikan Teknik Analisis Nuklir ke Sejumlah Daerah di Indonesia

BADAN Tenaga Nuklir Nasional (Batan) telah mengaplikasikan teknik analisis nuklir....

TRIBUN JABAR / TEUKU MUH GUCI SYAIFUDIN
PENGUJIAN SAMPEL -- Staf Badan Tenaga Nuklir Indonesia (Batan) tengah melakukan pengujian sampel dengan teknik analisis nuklir dengan mesin XRF di kantor Baran Bandung, Jalan Tamansari, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Kamis (28/7/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID – Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) telah mengaplikasikan teknik analisis nuklir (TAN) ke sejumlah daerah di Indonesia.

Batan melakukan itu dengan bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan pemerintah daerah, untuk melakukan karakterisasi dan identifikasi terhadap jenis dan asal sumber pencemar.

“Daerah itu di antaranya Jakarta, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palangkaraya, Pekanbaru, dan lainnya, untuk menentukan konsentrasi massa PMz,5 dan PM10, black corbone (BC), serta konsentrasi berbagai unsur seperti Mg, At, Si, S, K, Ca, Ti, Mn, Fe, Zn dan Pb,” kata Kepala Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama Batan, TottiTjiptosumirat, kepada wartawan di kantornya, Kamis (28/7/2016).

Totti mengatakan, data dan informasi itu digunakan sebagai baseline data dan bahan masukkan untuk penetapan baku mutu kualitas udara. Selain itu, data tersebut juga dapat mendeteksi secara dini terjadinya pencemaran logam berat.

“Penggunaan TAN juga dapat bermanfaat untuk mengestimasi jenis dan lokasi sumber pencemar, sehingga berbagai strategi pengelolaan dapat segera dialkukan agar dampak yang lebih buruk pada kesehatan masyarakat dan kerugian finansial yang lebih besar dapat dihindari,” kata Totti. (*)

Penulis: cis
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved