Senin, 20 April 2026

Reshuffle Kabinet

Pengamat Ekonomi Unpas Acuviarta Kartabi: Jadi Menkeu, Sri Mulyani Hadapi Tantangan Berat

PENDAPATAN negara dari fiskal itu sudah berkurang jauh, sehingga perlu alternatif.

Penulis: cis | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
ISTIMEWA / DOKUMENTASI PRIBADI FACEBOOK
Acuviarta Kartabi, pengamat ekonomi Universitas Pasundan (Unpas). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID – Menteri Keuangan baru, Sri Mulyani memiliki tantangan yang berat untuk meningkatkan perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik.

Ia pun harus membangun tingkat kepercayaan masyarakat lantaran dirinya santer dikaitkan dengan kasus dugaan Bank Century.

Pengamat Ekonomi Universitas Pasundan (Unpas) Acuviarta Kartabi, mengatakan, tantangan terberat Sri Mulyani saat ini, yaitu meningkatkan penerimaan negara.

Sebab kata dia, target penerimaan pajak empat tahun terakhir tidak pernah tercapai. Apalagi sekarang berkaitan dengan impelementasi tax amnesti.

“Saya kira itu beban dan tanggungjawab Sri Mulyani,” kata Acuviarta kepada Tribun melalui sambungan telepon, Rabu (27/7/2016).

Menurut Acuviarta, Sri Mulyani harus lebih kreatif untuk mencari sumber pendapatan yang sebelumnya mengandalkan fiskal, bea masuk, dan sebagainya.

Sebab pendapatan negara dari fiskal itu sudah berkurang jauh, sehingga perlu alternatif. Sementara pengeluaran terus meningkat, sedangkan sumber pendapatan berkurang.

“Misalnya lebih mengembangkan BUMN lebih bersaing di dunia internasinal sehingga punya kontribusi,” kata Acuviarta.

Terkait dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Acuviarta menilai, Sri Mulyani memiliki peran penting. “Saya kira kerangka MEA peran sri mulyani berkaitan dengan bagaimana pengaturan relugasi perdagangan internasional. Terutama menyangkut bea cukai, dan kemudahan dan insentif yang diberikan pemerintah. Impelentasi mea lebih banyak kepada kemudahan yang sifatnya yang menyangkut perdagangan dan menyangkut fiskal,” kata Acuviarta. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved