ADVERTORIAL

Kini Giliran PNS Dispertapa yang Menjalani Tes Urine untuk Kota Bandung Bersih Narkoba

Dalam pemeriksaan ini, terdapat sekitar 107 pegawai Dispertapa dari keseluruhan pegawai sebanyak 109 orang.

Kini Giliran PNS Dispertapa yang Menjalani Tes Urine untuk Kota Bandung Bersih Narkoba
Muhamad Nandri Prilatama
BNNK Bandung lakukan pemeriksaan tes urine di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung, Selasa (26/7/2016). 

Laporan Muhamad Nandri Prilatama

BANDUNG,TRIBUNJABAR.CO.ID - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung melakukan pemeriksaan tes urine di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertapa) Kota Bandung, Selasa (26/7/2016).

Dalam pemeriksaan ini, terdapat sekitar 107 pegawai Dispertapa dari keseluruhan pegawai sebanyak 109 orang. Sekretaris Dispertapa, Asep Sudrajat, mengaku menyambut baik dengan kegiatan pemeriksaan tes urine di wilayah jajaran dinasnya, sebagai upaya menjadikan pemerintahan Kota Bandung bersih dan bebas dari hal yang namanya narkoba.

"Alhamdulillah terutama ini kaitannya dengan kinerja pegawai, karena yang namanya dampak narkoba itu sangat berbahaya. Intinya kami senang dan jamin pegawai Dispertapa tidak terindikasi narkoba," katanya kepada Tribun di kantornya Jalan Arjuna.

Kemudian, dalam lokasi yang sama Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Pelatihan (PKP), Kris, mengatakan kegiatan pemeriksaan tes urine di lingkungan pemerintahan Kota Bandung sering dilakukan dengan mendatangi dinas-dinas atau SKPD demi menunjang kinerja para pegawai.

"Memang awal-awal kami hanya di SKPD tertentu yang berkenaan dengan narkoba. Dispertapa ini menjadi dinas kelima yang telah melakukan tes urine, dan sudah sekitar 1000 pegawai yang dites urine, hasilnya pun keseluruhan baik dengan tidak ada terindikasi narkoba dari pegawai Kota Bandung," ucap Kris.

Jika terdapat pegawai Kota Bandung yang terindikasi positif narkoba, kata Kris akan dilakukan klarifikasi terlebih dahulu dan kemudian orang tersebut melakukan rehabilitasi. Berbeda halnya, lanjut Kris, ketika ada pegawai yang tertangkap tangan oleh aparat kepolisian, maka akan langsung dikenakan sanksi berupa sanksi hukum disiplin.

Sementara itu, Kepala BNNK Bandung, Yeni Siti Saodah, menjelaskan pada 2015 terdapat sekitar 550 kasus penyalahgunaan narkoba, dengan mayoritas kasus karena ketidaktahuannya terkait narkoba, sehingga mereka dapat dengan mudah terbujuk dan terkena rayuan oleh orang lain.

"Pemerintah punya kewajiban dalam melindungi bangsa dan rakyatnya agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, kemudian memiliki kewajiban memberantas narkotika, dan pemerintah juga memiliki kewajiban dalam mengatur rehabilitasi," ucapnya saat melakukan sosialisasi penyalahgunaan bahan kimia berbahaya pada komoditi pertanian di Aula Dispertapa. (ff/adv)

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved