Breaking News:

Ekonomi

Inflasi Jabar Semester Pertama Tahun Ini di Bawah Nasional

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Rosmaya Hadi mengatakan, pencapaian inflasi Semester I ini, jauh lebih rendah . . .

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dedy Herdiana
shutterstock
Ilustrasi: Inflasi menurun 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Inflasi Jawa Barat pada Semester I 2016 masih berada di bawah inflasi nasional. Pada triwulan II-2016, tekanan inflasi Jawa Barat secara tahunan tercatat lebih rendah, yaitu dari 3,78 persen (yoy) pada triwulan I 2016 menjadi 3,22 persen (yoy) pada triwulan II 2016.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Rosmaya Hadi mengatakan, pencapaian inflasi Semester I ini, jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 6,51 persen (yoy).

"Dengan bobot inflasi Jawa Barat terhadap inflasi nasional mencapai 18,51 persen (merupakan kontributor kedua inflasi nasional setelah Provinsi DKI Jakarta yang mencapai 20,15 persen), rendahnya inflasi di provinsi ini akan berdampak positif menurunkan inflasi secara nasional," kata Rosmaya pada acara Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Jawa Barat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Jalan Braga , Selasa (26/7/2016).

Menurutnya, meski terkendali di bawah inflasi nasional namun perlu diwaspadai gap inflasi tahunan Jabar terhadap nasional yang cenderung semakin menyempit .Posisi Desember 2015, gap inflasi sebesar 0, 62 persen namun per Juni 2016 gap tersebut hanya sebesar 0, 23 persen. (tif)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved