Senin, 13 April 2026

Demam Pokemon Go

Mendikbud Anies Baswedan Bandingkan Pokemon Go dengan Layang-layang Seperti Ini

"Di satu sisi, game ini membuat anak-anak itu bergerak, karena biasanya... "

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
glogster.com
Illustrasi layangan putus dikejar orang-orang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

SOREANG, TRIBUNJABAR.CO.ID  - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anies Baswedan, mengatakan game atau permainan online di smartphone yang tengah digandrungi sebagian masyarakat dunia, termasuk Indonesia, yakni Pokémon Go, dapat memiliki sisi baik ataupun buruk.

"Di satu sisi, game ini membuat anak-anak itu bergerak, karena biasanya kalau main game justru diam. Di sisi lain, pergerakannya ini justru bisa tidak terkontrol," kata Anies saat ditemui seusai meresmikan program BPJS Kesehatan goes to school di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Soreang, Selasa (19/7/2016).

Anies membandingkan permainan Pokémon Go ini dengan permainan layang-layang.

Anak-anak bisa saja tidak memerhatikan hal lainnya yang berbahaya di sekitarnya, jika hanya fokus mengejar layangan putus. (*)

Lalu bagaimana saran Anies bagi para orang tua agar anak tidak gandrung Pokemon Go, bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Rabu (20/7/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved