Pembunuhan
Tersangka Mengaku Habisi Ridho Lantaran Adiknya Dinikahi Secara Siri
Tim Polres Indramayu sudah mengantongi identitas seorang pelaku lainnya yang turut terlibat.
Penulis: cis | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S
INDRAMAYU, TRIBUNJABAR.CO.ID - S (40), warga RT 6/11 Desa Cipaat, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu ditangkap tim Buser Polres Indramayu, di kediamannya pada Kamis (14/7/2016) sekitar pukul 00.10 WIB. S ditangkap lantaran diduga membunuh Ridho (50), yang tinggal di sebuah rumah kontrakan di Blok Pasar, Desa Patrol Lor, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu.
S berhasil ditangkap setelah petugas mendapatkan keterangan dari istri siri Ridho, Tuminah (35). Ridho dijemput S bersama seorang rekannya dengan menggunakan sepeda motor. Adapun rekannya masih buron dan tengah diburu petugas.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, berdasarkan keterangan, korban diketahui merupakan adik ipar S. Adapun S membunuhnya lantaran merasa dendam terhadap korban yang nekat menikahi adiknya secara siri. Akibat hal tersebut S bersama rekannya menghabisi korban.
"Korban dibunuh dengan cara memukulinya dengan batu bata di Jalan Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur. Setelah itu di buang di saluran irigasi," kata Yusri kepada Tribun melalui, Kamis (14/7/2016).
Yusri mengaku, tim Polres Indramayu sudah mengantongi identitas seorang pelaku lainnya yang turut terlibat. Ia mengatakan, seorang pelaku lainnya itu juga masih memilkiki hubungan keluarga dengan S dan Tuminah. Kini petugas mencari keberadaannya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Pelaku lainnya ini diketahui berinisial W (30) dan masih dalam pengejaran petugas Reskrim Polsek Kandanghaur dan Team Buser dari Polres Indramayu," kata Yusri.
Dikatakan Yusri, petugas menahan S di Polres Indramayu. Penyidik masih menggali keterangan terhadap S untuk mengetahui aksinya direncanakan atau tidak. Petugas Petugas sudah menyita batu bata yang digunakan untuk membunuh korban.
"Pecahan batu bata yang terdapat bercak darah. Kami juga menyita satu unit sepeda motor, sepasang sandal, pakaian berupa kaus, dan satu unit ponsel," ujar Yusri. (cis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/mayat-tak-dikenal-mr-x_20151231_144327.jpg)