Info Arus Balik Lebaran

Mobil Pribadi Mendominasi, Volume Kendaraan di Tol Cileunyi Akan Terus Naik Mulai Sore Ini

petugas penjaga loket pembagian kartu juga dikerahkan untuk melakukan jemput bola kepada setiap kendaraan yang melintas.

Mobil Pribadi Mendominasi, Volume Kendaraan di Tol Cileunyi Akan Terus Naik Mulai Sore Ini
Cipta Permana
Petugas pembagian kartu tol memberikan kartu tol secara manual atau jemput bola guna mengurai antrean kepadatan kendaraan yang hendak masuk ke Gerbang tol Cileunyi. Sabtu (9/7/2016). 

CILEUNYI, TRIBUNJABAR. CO.ID - Jumlah kendaraan yang masuk melintasi Tol Cileunyi pada hari ketiga lebaran, Sabtu (9/7) mengalami peningkatan volume kendaraan sebanyak 3.737 unit kendaraan dibandingkan dengan Jumat (8/7). Jumlah lonjakan kendaraan tersebut terjadi pada pada putaran shift pertama, mulai pukul 05.30 - 12.30 WIB yang mencapai 14.193 unit kendaraan.
Hal ini berbanding dengan jumlah kendaraan yang masuk pada hari sebelumnya dengan waktu yang sama, yaitu 10.456 unit kendaraan.

Kepala Shift Gerbang Tol Cileunyi Dinas Jasa Marga, Agus Maman mengatakan peningkatan jumlah kendaraan tersebut masih didominasi oleh kendaraan pribadi sebanyak 13.981 unit kendaraan.

"Hari ini hingga pukul 13.00 WIB tercatat sebanyak 14.193 unit kendaraan masuk melalui Gerbang Tol Cileunyi dari arah Nagreg maupun dari Kota Bandung yang mengarah ke Jakarta. Sementara jumlah kendaraan yang keluar mencapai 10.810 kendaraan," ujar Agus saat ditemui Tribun di kantor Jasa Marga cabang Purbaleunyi, Sabtu (9/7/2016)

Agus meyakini volume kendaraan akan terus meningkat saat menjelang sore hingga malam hari nanti, karena H+3 lebaran biasanya disebut pra puncak arus balik bagi para pemudik.

Menurut pantauan Tribun di Gerbang tol Cileunyi sejumlah persiapan guna antisipasi terjadinya antrean kendaraan telah disiapkan oleh Dinas Jasa Marga Cileunyi. Selain membuka seluruh pintu masuk tol Cileunyi yang berjumlah 5 buah, petugas penjaga loket pembagian kartu juga dikerahkan untuk melakukan jemput bola kepada setiap kendaraan yang melintas.

"Jemput bola atau Jemput Kendaraan (JKR) dilakukan dengan cara membagikan kartu tol kepada setiap pengendara yang alami antrean dipintu Gerbang Tol agar kepadatan kendaraan kembali mencair. Hal ini akan terus dilakukan setiap kali terjadi antrean kendaraan," ujar Agus. (dd)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved