Mudik Lebaran 2016

Jalur Nagreg Diprediksi Akan Menjadi Jalur Pelarian Pemudik dari Utara

lonjakan kendaraan pemudik akan terus terjadi pada Senin (4/7) malam atau H-2 Lebaran 2016.

Jalur Nagreg Diprediksi Akan Menjadi Jalur Pelarian Pemudik dari Utara
TRIBUN JABAR/RAGIL WISNU SAPUTRA
Polisi terus melakukan sistem buka tutup jalan di Jalan Cagak Nagreg yang mengarah ke arah Limbangan dan juga Garut menyusul kepadatan bolume kendaraan di Jalan Raya Nagreg pada H-2 Lebaran 2016, Senin (4/7). 

Laporan Wartawan Tribun, Wisnu Saputra

NAGREG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, yang menjadi jalur utama arus mudik di wilayah selatan Jawa Barat diprediksi menjadi jalur pelarian pemudik menyusul kemacetan panjang di Jalan Tol Pejagan-Brebes.

Kasi Rekayasa Dinas Perhubungan, Kabupaten Bandung, Heru Kiatno mengatakan, lonjakan kendaraan pemudik akan terus terjadi pada Senin (4/7) malam atau H-2 Lebaran 2016. Meski puncak arus mudik terjadi pada H-3 malam dengan jumlah total 148.752 unit.

"Hari ini jumlah kendaraan mulai dari 00.00 hingga pukul 05.00 baru tercatat 18.740 ," ujar Heru di Pos Wasdal Nagreg, Dishub Kabupaten Bandung kepada Tribun.

Menurut Heru, jumlah penghitungan sementara kendraan itu memang mengalami penurunan dari hari kemarin. Tetapi kondisi tersebut bisa saja berubah, bahkan bisa melebihi jumlah total kendaraan pada H-3 lebaran.

"Bisa jadi ada lonjakan signifikan. Soalnya Tol Pejagan-Brebes macet dan pemudik akan kemungkinan akan lari melewati jalur ini (Jalan Raya Nagreg)," ujarnya.(raw)

Penulis: Ragil Wisnu Saputra
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved