Vaksin Palsu

Tanggapi Temuan Vaksin Palsu, Bio Farma Jelaskan Seperti Ini kepada Media

Menurutnya, standar ketat tersebut membuat produk perusahaan asal Bandung itu terjaga otentik dan kualitasnya

Tanggapi Temuan Vaksin Palsu, Bio Farma Jelaskan Seperti Ini kepada Media
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: KIRIM VAKSIN JERAP TD KE LAMPUNG - Seorang pekerja mengangkut dus berisi Vaksin Jerap Td untuk dimasukkan ke dalam mobil box di Gedung Distribusi PT Bio Farma (Persero), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Selasa (30/9). Sebanyak 33.700 vil Vaksin Jerap Td untuk vaksinasi pencegah penyakit tetanus, difteri toksoid tersebut merupakan pesanan Kementerian Kesehatan RI yang akan didistribusikan ke Provinsi Lampung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - PT Bio Farma memastikan produksi vaksin Bio Farma tidak bocor dari pengawasan.

Selain itu, produksi vaksin Biofarma dibuat dengan standar ketat yang ditetapkan World Health Organization (WHO), organisasi kesehatan dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Selain itu, secara nasional, vaksin tersebut juga telah sesuai dengan standar yang ditetapkan Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM)," kata M.Rahman Rustan, Corporate Secretary PT. Bio Farma, saat menanggapi temuan vaksin palsu di Pondok Aren, Tanggerang Selatan oleh Direktur Tipid Eksus Bareskrim Polri di Kantor Bio Farma Jalan Pasteur, Rabu (22/6/2016).

Menurutnya, standar ketat tersebut membuat produk perusahaan asal Bandung itu terjaga otentik dan kualitasnya, sehingga orisinalitas produknya terjaga dan bereputasi global.

"Untuk distribusi vaksin dalam negeri, kami juga pastikan keamanan distribusi dengan pengiriman ke dinas kesehatan provinsi," katanya.

Sedangkan untuk swasta melalui distributor resmi yg secara periodik dilakukan audit agar selalu terjamin kualitas dan keamanan produknya.

Dengan demikian, tidak akan ada kebocoran pengiriman yang kemudian bisa disalahgunakan para oknum.

Selain itu kami juga rutin memberikan sosialisasi kepada user untuk dapat membedakan kemasan Vaksin yang Palsu dan asli.

"Terkait,adanya vaksin palsu, saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Kemenkes dan BPOM untuk permasalahan peredaran vaksin palsu ini," katanya.

Seperti yang diberitakan, Bareskrim Polri menggerebek pabrik vaksin palsu di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Lima pelaku berhasil diamankan yakni M, T, A, S, dan L. Mereka memalsukan vaksin campak, polio, BCG, tetanus, dan hepatitis B. (tif)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved