Minggu, 19 April 2026

Penertiban PKL

Tim Gabungan Bakal Sterilkan 5 Ruas Jalan Ini dari PKL Termasuk yang Pakai Mobil

Pedagang bermobil kerap memacetkan arus lalu lintas karena para pembeli juga sering memarkirkan kendaraan sembarangan.

Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
surya/miftah faridl
ILUSTRASI: Beginilah cara PKL Taman Pinang, Sidoarjo, Jawa Timur, menjajakan dagangannya. Mereka memanfaatkan mobil sebagai etalase, Minggu (17/5/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID --- Kehadiran pedagang menggunakan mobil yang beroperasi di badan jalan dan kerap memacetkan arus lalu lintas di bulan Ramadan semakin menjamur.

Pedagang bermobil selalu mangkal di jalan strategis seperti di sepanjang Jalan Diponegoro, Trunojoyo, RE Martadinata, Ir H Djuanda dan Cihampelas.

Para pedagang yang menyita badan jalan menjajakan barang mulai sepatu, baju dan aksesorif fashion dan berbagai macam makanan.

Pedagang bermobil kerap memacetkan arus lalu lintas karena para pembeli juga sering memarkirkan kendaraan sembarangan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung Eddy Marwoto mengatakan pedagang di mobil sudah sering ditindak bahkan barang diangkut.

"Kami tak bisa mengambil mobilnya karena bukan wewenang Satpol PP, yang diangkut barangnya sudah sering," ujar Eddy.

Eddy mengatakan, untuk mengatasi pedagang di mobil yang semakin marak butuh koordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan aparat kewilayahan.

Menurut Edi, mulai Rabu (22/6/2016) tim gabungan Satpol PP Kota, TNI, Polri dan aparat kewilayahan akan mensterilkan pedagang kaki lima termasuk pedagang di mobil.

"Kami fokus di lima ruas jalan sesuai perintah Wali Kota tak hanya razia tapi floating juga agar lokasi benar-benar bebas PKL," ujar Eddy.

Lima titik bebas PKL yaitu Dalem Kaum, Kepatihan, Dewi Sartika, Teggalegaaa dan kawasan Jalan Diponegoro.

Menurut Eddy kehadiran PKL mobil sering dikeluhkan pengguna jalan karena menganggu arus lalu lintas.

"Kami akan tindak semua pedagang yang ganggu ketertiban umum baik yang gelar, pakai gerobak maupun pakai mobil," ujar Edi.

Menurut Edi, tim gabungan yang akan diterjunkan penertiban PKL sekitar 300 personil. (tsm)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved