Kampung Kreatif
Segera Ada Mural Kaligrafi Saritem
Sementara ini pihaknya tidak bisa menjamin Saritem bebas prostitusi walau secara hukum sudah ditutup
Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Untuk mengubah kesan negatif lokasi Saritem akan dibangun kampung kreatif diawali dengan Saritem Mural Art.
"Tembok sepanjang Saritem tahap pertama sepanjang 1 kilometer atau 50 bangunan akan dibuat mural kaligrafi," ujar Camat Andir, Nofidi H Ekaputera saat acara Bandung Menjawab di Balai Kota, Kamis (16/6/2016).
Menurut Nofidi dengan adanya mural kaligrafi dengan harapan orang yang akan berbuat negatif jadi enggan dan risih. Sebaliknya orang yang biasa tidak mau menginjak Saritem karena takut dituduh negatif dengan adanya mural kaligrafi akan berkunjung.
Nofidi mengatakan, pihaknya tidak bisa menjamin Saritem bebas prostitusi walau secara hukum sudah ditutup tapi fakta di lapangan masih ada rumah kost wanita.
Menurut Nofidi, mural kaligrafi dilombakan kepada masyarakat namun tulisan kaligrafi tidak ayat-ayat suci Alquran tapi tulisan imbauan menggunakan huruf Arab.
"Tulisan misalnya, dilarang membuang sampah, berbuat zinah itu dosa dan kata-kata lain yang bersifat imbauan," ujar Nofidi.
Nofidi mengatakan, nama Saritem sangat terkenal ke seluruh Indonesia, bahkan saat pertemuan camat se Indonesia, tidak ada yang mengenal Andir.
"Ketika saya perkenalkan diri sebagai Camat Andir tak ada yang merespon tapi saat mendengar bahwa Andir itu Saritem, baru semua tahu," ujar Nofidi.
Adanya mural kaligrafi di Saritem diharapkan menjadi tempat wisata dan bisa membangkitkan perekonomian warga Saritem serta menghilangkan kegiatan prostitusi. (tsm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/camat-andir-nofidi-ekaputra_20160616_132728.jpg)