Penusukan Anggota TNI

Kasus Penusukan Pratu Galang Mulai Ada Titik Terang

Jadi ada tujuh CCTV, satu di antaranya terlihat jelas ada 20 lebih kendaraan bermotor yang diduga melakukan pengeroyokan.

TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, di Markas Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (9/6/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kasus penusukan Pratu Galang, anggota TNI AD di perbatasan Kota Bandung-Kota Cimahi mulai menemukan titik terang. Polisi mengirimkan rekaman CCTV ke Puslabfor Mabes Polri untuk melihat kejadian dengan jelas.

"Jadi ada tujuh CCTV, satu di antaranya terlihat jelas ada 20 lebih kendaraan bermotor yang diduga melakukan pengeroyokan. Tapi kendalanya buram sehingga harus dikirim ke ahli agar lebih terang," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (9/6/2016).

Selain itu, Yusri mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi. Tiga saksi itu, kata dia, diduga memiliki keterkaitan dengan kasus penusukan yang menewaskan Pratu Galang. Sebab ketiganya juga menjadi korban yang sama tak jauh dari lokasi kejadian penusukan Pratu Galang.

"Jadi sejam setelah penusukan itu ada kejadian serupa dan modusnya sama. Jaraknya sekitar 300 meter. Korbannya tiga pemuda yang sedang mengendarai satu motor. Satu orang ditusuk dan ditinggalkan sekelompok berandalan bermotor ini," ujar Yusri.

Sebelumnya diberitakan, Seorang anggota TNI AD menjadi korban penusukan sekelompok orang tak dikenal di Jalan Rajawali, Kota Bandung, Minggu (5/6/2016) dini hari.

Anggota TNI AD yang belakangan diketahui bernama Pratu Galang itu akhirnya meninggal meski mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Dustira, Kota Cimahi.
Peristiwa itu berawal ketika Pratu Galang berkumpul dengan teman-temannya di Jalan Asia Afrika. Kala itu Pratu Galang memang tidak sedang berdinas.

Setelah kumpul, Pratu Galang kembali ke kesatuannya. Dalam perjalanannya, dia diadang sekelompok orang di Jalan Rajawali sekitar pukul 02.00 WIB. Sekelompok orang itu menganiaya dan menusuk punggung Pratu Galang. Pratu Galang dibawa warga sekitar ke Rumah Sakit Rajawali sebelum di rujuk ke Rumah Sakit Dustira. (cis)

Penulis: cis
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved