ADVERTORIAL

BNN Kota Bandung Sasar Anak-anak Usia Dini

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut kegiatan pra HANI sejalan dengan tema HANI 2016 yang ditetapkan oleh UNODC

BNN Kota Bandung Sasar Anak-anak Usia Dini
ISTIMEWA
Tim Penyuluh BNN Kota Bandung melakukan kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di Kota Bandung, Sabtu (4/6/2016). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID --- “Anak hebat?”. “Sehat, Kuat, Cerdas, Tanpa Narkoba!”.  Demikian tim Penyuluh BNN Kota Bandung mengawali kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di Kota Bandung.

Melalui jargon "Anak Hebat Tanpa Narkoba", upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) terus digalakan oleh BNN Kota Bandung kepada generasi muda, yaitu pelajar SD. Upaya P4GN tersebut dilakukan melalui kegiatan roadshow sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba ke 28 SD di Kota Bandung, dengan jumlah siswa yang disuluh kurang lebih sekitar 100 siswa di setiap sekolah.

Kegiatan yang berlangsung mulai 23 Mei sampai dengan 4 Juni 2016 ini disambut baik oleh beberapa SD negeri maupun swasta di Kota Bandung. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut kegiatan pra HANI (Hari Anti Narkotika Internasional) sejalan dengan tema HANI 2016 yang ditetapkan oleh UNODC (United Nation On Drugs and Crime), yaitu Listen First.

Melalui kampanye tersebut mengajak masayarakat untuk lebih memperhatikan dan mendegarkan anak-anak dan remaja sebagai langkah awal untuk membantu mereka bertumbuh sehat dan aman dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Selain itu kegiatan ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya BNN Kota Bandung dalam mendukung Pemerintah Kota Bandung untuk menuju Bandung sebagai Kota Layak Anak, yaitu dengan cara melindungi anak dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Penyalahgunaan narkoba di negeri ini kian mengkhawatirkan karena telah menyerang segala usia, tak terkecuali usia pelajar sekolah dasar. Oleh karena itu, langkah pencegahan di usia dini mutlak harus dilakukan, mengingat sampai dengan tahun 2016 angka prevelensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah menunjukkan angka 2,2 persen yaitu sekitar 4-5 juta jiwa meninggal akibat penyalahgunaan narkoba dimana sebanyak 33-50 orang meninggal setiap harinya”, ujar Yeni Siti Saodah, SSos MH, Kepala BNN Kota Bandung sesuai dengan rilis yang diterima Tribun, Sabtu (4/6/2016).

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, tim penyuluh mengajak para siswa SD untuk selalu hidup sehat dan rajin belajar supaya dapat menjadi anak hebat sehingga kelak mereka dapat meraih cita-cita yang mereka miliki.

Selain itu tim BNN Kota Bandung juga memberikan pemahaman bagi siswa-siswi SD tentang bagaimana cara yang baik dan tepat agar anak-anak bisa melakukan lakukan dan menyikapi masalah yang dialaminya. Sehingga ketika mereka dewasa, mampu membuat pilihan-pilihan positif yang dapat mementukan masa depan mereka. Seperti terus melakukan kegiatan yang positif baik itu olahraga maupun memilih teman bergaul yang baik, menghindari tempat yang berbahaya yang memungkinkan mereka ditawari narkoba, dan menekankan bahwa narkoba bukan alat penyelesaian masalah.

BNN Kota Bandung terus berharap bahwa melalui kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada anak usia dini semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan demi menyelamatkan generasi penerus bangsa dari penyalahgunaan narkoba. Menyelamatkan satu anak dari penyalahgunaan narkoba sama dengan menyelamatkan satu calon generasi penerus bangsa, menyelamatkan satu calon generasi penerus bangsa sama dengan menyelamatkan masa depan bangsa. (*)

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved